Hiburan – Papua Today https://www.papuatoday.com Berita dari Tanah Papua Thu, 21 Dec 2017 15:33:31 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.0.9 https://www.papuatoday.com/wp-content/uploads/2019/12/favicon-150x150.png Hiburan – Papua Today https://www.papuatoday.com 32 32 Polda Papua Membibit The Next Komika Idola Indonesia dari Papua https://www.papuatoday.com/2017/12/22/polda-papua-membibit-the-next-komika-idola-indonesia-dari-papua/ https://www.papuatoday.com/2017/12/22/polda-papua-membibit-the-next-komika-idola-indonesia-dari-papua/#respond Thu, 21 Dec 2017 15:33:31 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4341 JAYAPURA – Dengan bertajuk ‘Pilkada Papua Damai dan Demokratis’, Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar kontes stand up comedy bagi para masyarakat Papua. Kontes dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori umum (Mahasiswa, TNI, dan Polri), dan kategori pelajar, dengan hadiah jutaan rupiah.

Konsep kontes ini diprakarsai oleh Bapak Kapolda Papua, Irjen. Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H., dan untuk pelaksanaannya berkerjasama dengan para komunitas stand up comedy yang ada di Kota Jayapura.

Dari 200 peserta yang ikut dalam kontes ini, berhasil tersaring 12 peserta yang berhak untuk maju ke babak semifinal, dan grand final akan dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Desember 2017 di Auditorium Universitas Cendrawasih – Jayapura.

“Kita memang membuat kontes ini menjadi kontes yang lebih menarik, dengan mengusung tema Pilkada. Kontes ini baru pertama kali dibuat di Papua dan sangat direspon oleh masyarakat Papua, khususnya Kota Jayapura,” kata Wadir Binmas AKBP. Yamin Dian Priyono, S.IK. ketua pelaksana acara ini, ketika diwawancarai, Selasa (19/12/2017).

Para finalis akan mengikuti babak workshop yang akan dipandu oleh Perwira Entertainment. Di sini mereka akan diberi pengajaran dan pelatihan untuk persiapan menjadi the next Komika Idola Indonesia.

“Saya sangat bangga bisa lolos di babak semifinal ini, karena ini juga untuk pertama kalinya saya ikut kontes nasional seperti ini,” kata Raymond Nababan, seorang finalis yang berprofesi sebagai sopir taksi di Jayapura.

Sebagai produser kontes ini, CongQ Perwira mengajak semua elemen masyarakat untuk hadir di pesta stand up comedy ini, semua bisa masuk menikmati acara ini tanpa dipungut biaya.

Dan acara ini juga akan dimeriahkan oleh Mongol Stres, Komedian Nasional dari Jakarta. CongQ Perwira adalah musisi nasional asal Kota Padang, yang telah sukses memproduseri Bunga Citra Lestari,  Denada, Resa Herlambang, Denny Cagur, dan juga beberapa artis jebolan Indonesian Idol.

Seperti yang diinformasikan juga oleh CongQ Perwira, nama para finalis kontes Stand Up Comedy Papua 2017 adalah sebagaimana berikut; Sarno (Satpam), Adimas (SMPN 5 Jayapura), Vino (SMP YPPK Kristus Raja Dok 5 Atas), Claudius (Siswa calon Bintara), Zul (SMKN 1 Jayapura), Imi (Stylish), Sigit (SMKN 1 Jayapura), Mendo (Alumni Universitas Cendrawasih), Wiwin (Siswa calon Bintara), Joshua (Mahasiswa Pelita Harapan – Karawaci), Umar (Universitas YAPIS Papua), dan Raymond (Driver).

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/12/22/polda-papua-membibit-the-next-komika-idola-indonesia-dari-papua/feed/ 0
Doren : Berbagi Kasih Adalah Niat Mulia https://www.papuatoday.com/2017/12/05/doren-berbagi-kasih-adalah-niat-mulia/ https://www.papuatoday.com/2017/12/05/doren-berbagi-kasih-adalah-niat-mulia/#respond Tue, 05 Dec 2017 11:58:44 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4204 JAYAPURA – Berbagi kasih adalah niat mulia, karena dengan berbagi kasih, maka bisa membantu orang lain yang membutuhkan uluran tangan.

Hal ini diungkapkan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa, SH disela-sela safari Natal Keluarga Besar Ikatan Alumni Sulawesi Utara, Provinsi Papua (IKASUP) di Paroki St Willybrodus, Arso Kota, Selasa (5/12/2017).

“Jadi kedatangan kami kesini, adalah untuk berbagi kasih dalam rangka menjelang natal, kita juga melakukan kegiatan yang serupa pada saat Idul Fitri, ini merupakan komitmen dari IKASUP dalam berbagi kasih kepada sesama, berbagi kasih adalah niat mulia. Kita juga tidak sendiri karena ada bapak Gubernur Papua yang bersama dengan kita,”ungkapnya.

Doren menjelaskan  keberadaan IKASUP sesungguhnya adalah memberikan kontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di bumi Cenderawasih, karena alumni Sulawesi Utara tidak hanya berada di tingkat provinsi melainkan ada di kabupaten/kota dengan berbagai disiplin ilmu, apalagi Lukas Enembe,SIP,MH yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Papua, merupakan Alumni Sulawesi Utara.

“Tentu dengan penu kerelaan hati, kami berbagi bersama saudara-saudara kami di tanah ini sesuai dengan motto Dr Sam Ratulangi, Sitou Timou Tumou Tou yaitu manusia hidup untuk memanusiakan kepada manusia,”jelasnya.

Doren menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH selaku Ketua Dewan Pembina IKASUP dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI. George Enaldus Supit sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina IKASUP yang secara intens membimbing dan mengarahkan IKASUP dengan baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal IKASUP, dr Emma Comme menyampaikan bahwa kegiatan yang melibatkan keluarga besar IKASUP ini merupakan bentuk perhatian kepada sesama dalam hal ini beberapa tempat yang dikunjungi dan puncak acara natal bakal dipusatkan di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua pada tanggal 13 Desember 2017.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini terutama pak gubernur yang selalu mendukung kami,”tuturnya.

Safari natal IKASUP ini dilaksanakan di Paroki St Willybrodus Arso Kota, Klasis GKI Keerom dan Panti Asuhan Shallom Arso VIII.

Rombongan Safari Natal dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa,SH yang juga dan jajaran didampingi oleh Ketua IKASUP Wilayah Tabi, Petrus Solosa dan dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Keerom, Sucahyo Agung Dwi Aryanto, S.IP, M.Si. (ama/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/12/05/doren-berbagi-kasih-adalah-niat-mulia/feed/ 0
Pemkot Jayapura Dapat Penghargaan Smart City dari Telkom https://www.papuatoday.com/2017/12/05/pemkot-jayapura-dapat-penghargaan-smart-city-dari-telkom/ https://www.papuatoday.com/2017/12/05/pemkot-jayapura-dapat-penghargaan-smart-city-dari-telkom/#respond Tue, 05 Dec 2017 10:55:05 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4197 JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura mendapatkan penghargaan dari PT Telkom berupa penghargaan Smart City Readiness. Penghargaan ini diperoleh karena Pemkot Jayapura berhasil menerapkan Smart City Readness di Kota Jayapura.

Manager Bisnis Govermeant PT Telkom Wilayah Papua, Johan Titael mengatakan, pemberian penghargaan ini dinilai dari beberapa kriteria yang salah satunya adalah connectiviti di mana Pemkot Jayapura selama ini telah mengunakan jaringan yang mengunakan broteben yang telah melampui target.

“Dengan menetapkan layanan astinet dediketit satu banding satu
minimal 50 MBPS dan secara tidak langsung Pemkot Jayapura telah mengunakan
lebih dari 200 MBPS dengan mengunakan Wifi Id dan juga astiner yang
tersebar di wilayah Kota Jayapura,”terangnya.

Untuk wilayah Papua, Johan mengakui, ada dua daerah yang menerima reward
yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Mimika, dimana untuk Kota Jayapura
menerima Smart City sedangkan untuk Kabupaten Mimika menerima reward
sebagai Penerapan Smart City. (ri)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/12/05/pemkot-jayapura-dapat-penghargaan-smart-city-dari-telkom/feed/ 0
Panitia Pembangunan GKI Petra Bucend II Entrop Hadirkan Sharon https://www.papuatoday.com/2017/12/04/panitia-pembangunan-gki-petra-bucend-ii-entrop-hadirkan-sharon/ https://www.papuatoday.com/2017/12/04/panitia-pembangunan-gki-petra-bucend-ii-entrop-hadirkan-sharon/#respond Mon, 04 Dec 2017 06:52:54 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4156 JAYAPURA – Panitia pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Petra Bucend II Entrop, Jayapura menghadirkan Sharon Britney Graviella untuk memberikan inspirasi terhadap generasi muda.

Hal ini diungkapkan Ketua Panitia GKI Petra Bucend II Entrop, Jayapura, Djuli Mambaya kepada wartawan, Minggu (3/12/2017) di Gereja GKI Petrai Bucend II Entrop Jayapura.

Kehadiran artis cilik berdarah Toraja tersebut mendapat sambutan luar biasa dari Jemaat GKI Petra Bucend II Entrop Jayapura saat mengikuti ibadah, dalam ibadah tersebut, juara Indonesia Idol Junior tersebut menyumbangkan beberapa lagu Kristen dan berduet dengan Djuli Mambaya yang juga merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua.

“Panitia pembangunan sengaja menghadirkan Sharon agar dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi anak-anak kecil,” terangnya.

Selain itu, kata Djuli Mambaya menjelaskan, pembangunan Gereja Petra membutuhkan anggaran yang cukup besar dan waktu yang lama. Sehingga diharapkan kedepan anak-anak yang kecil diharapkan dapat meneruskan pembangunan gereja tersebut kedepan, sebab gereja Petra Bucend II Entrop akan dibangun dua lantai.

“Gereja induknya akan dibangun dua lantai besar, dengan Sharon ini dapat memberikan inspirasi bahwa membangun gereja tidak harus dengan uang tetapi melalui puji-pujian dan persembahan yang ada dapat menggairakan umat,” terangnya.

Disinggung mengenai progress pembangunan, pria asal Toraja yang mempunyai jiwa pekerja keras dan petarung tersebut menyebut bahwa tahapan pembangunan saat ini sudah pada tahap desain dan saat ini memasuki pembangunan gedung gereja sementara.

“Nanti kita akan bangun lebih besar yang mempunyai kapasitas sekitar 1000 orang dan diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp.8 miliar,” tandasnya.

Sementara itu, Sharon memberi apreasiasi terhadap penitia pembangunan GKI Petra Bucend II Entrop Jayapura dan berharap pembangunan gereja tersebut berjalan lancar sesuai harapan jemaat.

“Dengan adanya tempat ibadah yang lebih akan memberikan kenyamanan bagi jemaat untuk beribadah,” kata Sharon.

Ia berpesan pada anak-anak yang ada di gereja tersebut agar dapat lebih taat dalam memuliahkan Tuhan dan ia memberi apreasiasi kepada Djuli Mambaya menjadi ketua panitia pembangunan gereja.

“Banyak sekali orang Toraja yang ada di Papua dan salah satunya adalah pak Djuli Mambaya yang dapat menjadi ketua panitia pembangunan, semoga pembangunannya cepat selesai dan berjalan lancar,” tandasnya. (ing/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/12/04/panitia-pembangunan-gki-petra-bucend-ii-entrop-hadirkan-sharon/feed/ 0
Percantik Kota, Pemkot Pasang Ratusan Lampion di Kali Acai https://www.papuatoday.com/2017/12/04/percantik-kota-pemkot-pasang-ratusan-lampion-di-kali-acai/ https://www.papuatoday.com/2017/12/04/percantik-kota-pemkot-pasang-ratusan-lampion-di-kali-acai/#respond Mon, 04 Dec 2017 05:54:10 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4142 JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura menambah ratusan lampu lampion di sepanjang ruas jalan Kali Acai, Distrik Abepura. Penambahan ratusan lampu lampion ini ditujukan untuk mempercantik ruas jalan Kali Acai sehingga enak dipandang.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi telah meresmikan 200 lampu lampion tersebut, Sabtu (2/12/2017). Wali Kota berharap supaya  masyarakat di sekitar dapat menjaga dan merawat lampion yang sudah terpasang dengan indah dalam menerangi kawasan Kali Acai di malam hari.

“Kali Acai ini milik kita bersama. Untuk itu, warga di sekitar tolong dapat menjaga apa yang sudah pemerintah berikan salah satunya dengan adanya lampion ini. Jika melihat ada yang merusak atau membuang sampah ke Kali Acai maka tolong di tegur bila perlu di laporkan kepada pihak berwajib karena itu bukan menunjukan perilaku warga kota yang baik,”tegas Wali Kota Mano.

Wali Kota menjelaskan, pihaknya berencana akan menambah kawasan Kota Jayapura dengan menerangi di sejumah titik yang belum tersentuh untuk penerangan jalan.

Misalnya, lanjut Wali Kota, kawasan Jalan Baru, Buper Waena serta Perumnas 3 di sejumlah RT/RW sehingga dalam lima tahun kedepan Kota Jayapura akan menjadi kota yang terang benderang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Jayapura, Abner Bernei mengatakan, lampu lampion yang di pasang di Kali Acai sebanyak 40 bentangan dimana dari setiap bentangan ada 5 lampion yang terpasang dengan total lampion yang di pasang sebanyak 200 buah lampion.

“Dengan di pasangnya lampion ini dapat menambah indahnya kawasan
sepanjang Kali Acai,”pungkasnya. (ri/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/12/04/percantik-kota-pemkot-pasang-ratusan-lampion-di-kali-acai/feed/ 0
Dewan Minta Setiap SKPD Harus Tansparan dan Terbuka https://www.papuatoday.com/2017/11/30/dewan-minta-setiap-skpd-harus-tansparan-dan-terbuka/ https://www.papuatoday.com/2017/11/30/dewan-minta-setiap-skpd-harus-tansparan-dan-terbuka/#respond Thu, 30 Nov 2017 02:53:57 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4131 JAYAPURA – Komisi I DPRP menggelar rapat tertutup bersama Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Papua. Rapat yang digelar di ruang rapat Komisi I tersebut membahas tentang keterbukaan informasi publik yang telah didorong oleh pemerintah pusat dalam UU No 14 Tahun 2008, agar setiap persoalan umum yang selama ini tertutup dapat dibuka oleh semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Hal ini dimaksudkan agar seluruh masyarakat di Provisi Papua dapat mengakses informasi secara transparan dari suatu lembaga pemerintah, karena hal itu menjadi suatu hak dan kewajiban dari masyarakat dan pemerintah daerah,” kata Ketua Komisi I DPRP, Ruben Magai, SIP didampingi Wakil Ketua Komisi I, Tan Wie Long, Sekretaris Komisi I, Mathea Mamoyau, S.Sos juga hadir Ketua Komisi Informasi Publik Provinsi Papua, Joel Wanda, Rabu (29/11/2017).

Dijelaskannya, KIP sendiri dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 28 tahun 2013 tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Sehingga PPID dapat memberikan informasi kepada seluruh masyarakat.

“Jadi setiap program kerja atau apapun di suatu dinas dan lembaga pemerintah daerah harus memiliki PPID dan memberikan informasi kepada masyarakat ketika mereka datang untuk meminta informasi,” jelasnya.

Menurut Ruben, dengan adanya e-KTP, e-Goverment dan lain sebagainya itu merupakan informasi dari sebuah sistem yang saat ini tengah dijalankan, sehingga setiap PPID bertanggungjawab untuk membangun sebuah sistem untuk mempublikasikan semua dokumen pengelolaan anggaran di lembaganya.

“Kalau ada masyrakat yang datang meminta informasi yang menjadi hak mereka pemerintah sudah harus menyediakan datanya,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam pasal 17 UU No 14 tahun 2008 juga dibahas tentang dokumen-dokumen yang dikecualikan.

“Dokumen yang pertama itu bagaimana DIPA dari setiap proyek yang dilaksanakan oleh SKPD,” ucapnya.

Untuk itu, kata Ruben Magai, sebelum Sidang Paripunra RAPD, pihaknya juga akan menginformasikan kepada setiap SKPD yang belum membentuk website tentang PPID.

“Kami minta agar segera membuat website tersebut dan akan dibantu oleh Biro Humas dan KIP agar mendapatkan image yang baik dari masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH adalah orang yang luar biasa sehingga bisa membuat Pergub yang memerintahkan setiap SKPD untuk memiliki PPID.

“Itu artinya, pemerintahan Gubernur Lukas Enembe telah menuju ke suatu sistem pemerintahan yang trasnparan, “ tukasnya.

“Kami juga sudah minta kepada KIP untuk setiap SKPD yang belum melaksanakan Pergub agar segera melaporkan hal tersebut kepada Komisi I,” sambungnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long bahwa transparansi suatu informasi pemerintahan di Provinsi Papua harus dijadikan suatu indikasi untu reward secara nasional yang akan diberikan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Hal yang kedua, khususnya kami di internal DPRP juga telah memulai untuk membuka diri karena aturan Pergubnya sudah jelas dan saya sarankan sesegera mungkin membuka transparasnsi dari pada hal-hal yang sifatnya tentang kinerja DPR dan hal lain yang dipakai secara umum,” singkatnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRP, Mathea Mamoyou meminta agar setiap SKPD harus mulai transparan dan terbuka dengan informasi yang ada pada lembaganya baik itu program maupun kegiatan.

“Jadi kalau kita bicara program dan kegiatan disitu pasti ada budget yang tersedia disana, kami dari Komisi I DPRP minta agar mulai hari ini  supaya ada transparansi dari setiap SKPD dalam sebuah perencanaan,” imbuhnya.

Bahkan, kata Mathea, berdasarkan pengalaman banyak hal yang tersembunyi ataupun disembunyikan sehingga banyak masyarakat yang tidak mendapatkan informasi sehingga masyarakat tidak tahu apa-apa.

“Terkadang SKPD menutupi diri untuk menyampaikan infomasi-informasi. Contoh seperti di BKD informasi tentang rekrut kepegawaian, informasi tentang rekrut IPDN dan banyak hal,” ketus Mathea Mamoyau.

Ia menambahkan supaya semua lembaga baik itu pemerintah maupun TNI dan Polri dapat membuka informasi seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat agar bisa mendapatkan informasi tentang apa yang dilakukan. (ara/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/11/30/dewan-minta-setiap-skpd-harus-tansparan-dan-terbuka/feed/ 0
Kominfo Harap BEI Intens Lakukan Sosialisasi Go-Publik https://www.papuatoday.com/2017/11/29/kominfo-harap-bei-intens-lakukan-sosialisasi-go-publik/ https://www.papuatoday.com/2017/11/29/kominfo-harap-bei-intens-lakukan-sosialisasi-go-publik/#respond Tue, 28 Nov 2017 16:33:02 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4096 JAYAPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua berharap Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih intens melakukan sosialisasi go-publik kepada masyarakat dan perusahaan di Papua.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Kansiana Salle, SH pada workshop go-publik, Selasa (28/11/2017).

“Sehingga perusahaan lokal yang ada di Papua dapat berkembang lebih pesat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Pemprov Papua mengharapkan seluruh perusahaan lokal di Papua mulai berpikir ke arah go-publik. Go-publik sendiri artinya, sebuah perusahaan telah memutuskan menjual sahamnya kepada masyarakat umum serta siap untuk dinilai oleh secara terbuka.

“Apakah go-publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) atau lainnya, saya harap seluruh perusahaan di Papua mulai berpikir demikian. Karena dengan go-publik, perusahaan bisa memperbaiki citra dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan,” terang dia,

Dikatakannya, pasar modal Indonesia melalui BEI, telah bertumbuh menjadi salah satu lembaga yang memberikan manfaat bagi masyarakat investor di Indonesia. Dimana saat ini sudah ada 3.000 warga Papua yang telah menjadi investor di BEI.

“Tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat investor, pasar modal juga berfungsi sebagai sumber pendanaan bagi perusahaan berskala multinasional, nasional bahkan lokal. Dimana beberapa manfaat yang dapat diperoleh perusahaan diantaranya, mendapatkan sumber pendanaan tanpa batas serta meningkatkan citra perusahaan,” ucapnya.

Dilain pihak, dapat meningkatkan profesionalisme maupun loyalitas karyawan serta nilai perusahaan serta mampu mendapatkan mitra usaha strategis dan yang utama menciptakan kemandirian usaha.

“Sehingga berkaitan dengan hal itu, maka informasi mengenai tata cara menjadi perusahaan go-publik, perlu terus disosialisasikan khususnya bagi perusahaan yang ada di daerah,” kata Kansiana.

Ia menambahkan hal ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik bagi perusahaan lokal di Papua, untuk berkesempatan menjadi perusahaan yang berkembang melalui pendanaan dari pasar modal. (ing/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/11/29/kominfo-harap-bei-intens-lakukan-sosialisasi-go-publik/feed/ 0
Pemilihan Putri Papua Angkat Harkat dan Martabat Perempuan https://www.papuatoday.com/2017/11/29/pemilihan-putri-papua-angkat-harkat-dan-martabat-perempuan/ https://www.papuatoday.com/2017/11/29/pemilihan-putri-papua-angkat-harkat-dan-martabat-perempuan/#respond Tue, 28 Nov 2017 16:27:07 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4093 JAYAPURA – Pelaksanaan pemilihan Puteri Indonesia daerah Papua tahun 2017, menarik perhatian pasalnya dalam pemilihan kali ini dari 18 kontestan yang ikut ke tingkat Provinsi Papua ini, beberapa diantaranya putri asli Papua, hal ini tentu merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Papua.

Hal ini diungkapkan oleh Mama Papua, Ny. Yulce Enembe, SH yang juga Pelaksana Kegiatan Pemilihan Puteri Indonesia Daerah Papua tahun 2017 ketika memberikan arahan pada kegiatan pemilihan Puteri Indonesia daerah Papua tahun 2017 di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Selasa (27/11/2017), malam.

“Kita telah menyaksikan penampilan mereka (Putri Indonesia daerah 2017) yang mana mereka mampu bangkit, sama dengan puteri-puteri Indonesia di daerah lainnya. Ini membutuhkan bahwa perempuan Papua juga bisa,”ungkapnya.

Dirinya menyerahkan penilaian siapa yang terbaik kepad juri, meski begitu dirinya meyakini bahwa 18 kontestan tersebut merupakan perwakilan terbaik dari putri-putri Papua yang mampu mengembangkan bakat dengan baik.

“Saat mereka pentas di panggung juga merupakan representasi dari masing-masing daerah, dimana mereka mampu menari tarian-tarian khas Papua, menyanyi serta drama teatrikal yang tentu tidak hanya untuk dinilai tetapi mampu menghibur penonton yang hadir juga,”tuturnya.

Yang terpenting, ujar Yulce Enembe, kehadiran putri-putri Papua ini diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat Perempuan Papua ke seantero tanah air.

”Pesan saya selain mampu menampilkan yang terbaik, diharapkan juga mampu memberikan cerminan bahwa kedepan anak-anak Papua bisa mengikuti jejak dari 18 kontestan ini,”ujarnya yang juga Ketua TP PKK Provinsi Papua.

18 kontestan diantaranya Alfrida Kallem ( Kabupaten Lanny Jaya 2), Asprilia Y Pattiheuwean (Kota Jayapura 1), Dina Diana Imbiri (Kabupaten Waropen 1), Putri IP Wakerkwa (Kabupaten Mimika), Rosalina Maniagasi (Kabupaten Biak Numfor 1), Aksamina Luasia Deda (Kabupaten Jayapura), Magabale SM Ciarta Belau (Kabupaten Intan Jaya).

Kemudian Yoanita Sharon Wakerkwa, Ribka Lusara Amelia (Kabupaten Lanny Jaya 2), Maria Ester Mey (Kabupaten Pegunungan Bintang), Elfien Andrea (Kabupaten Yahukimo), Yosefine Ramandey (Kabupaten Waropen 2), Sela Catarina Awak (Kabupaten Biak Numfor 1), Yuliana Petronela (Kota Jayapura 2), Juliana Maria Nussy (Kabupaten Jayawijaya), Yocbeth M Nukuboy (Kabupaten Sarmi) dan Neldy Artristi Andoy (Kabupaten Nabire). (ama/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/11/29/pemilihan-putri-papua-angkat-harkat-dan-martabat-perempuan/feed/ 0
Pembangunan BTS Butuh Dukungan Pemkab https://www.papuatoday.com/2017/11/27/pembangunan-bts-butuh-dukungan-pemkab/ https://www.papuatoday.com/2017/11/27/pembangunan-bts-butuh-dukungan-pemkab/#respond Mon, 27 Nov 2017 13:56:58 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4074 JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten diminta memberikan perijinan pembangunan Base Transceiver Station (BTS), karena program pembangunan di kawasan Papua untuk kepentingan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH melalui Asisten Bidang Umum, Elysa Auri, SE, MM pada pembukaan sosialisai program pembangunan BTS Blankspot di Aula Kominfo Provinsi Papua, Senin (27/11/2017).

Menurutnya, program pembanunan BTS Blankspot adalah salah satu proram USO (Universal Service Obligation/kewajiban pelayanan universal) dibidang telekomunikasi dan informatika yang dibangun dengan mengunakan dana USO yang di kelola oleh BP3TI khusus menjangkau wilayah tersulit dan merupakan wujud layanan pemerintah kepada masyarakat untuk mempercepat pemerataan infrastruktur telekomunikasi.

“Program BTS blansport yang diimplementasi melalui kerjasam BP3TI pemerintah daerah perusahan penyedia transmisi, power dan tower serta operator seluler.” ujarnya.

Lanjutnya, mensejajarkan pembangunan TIK di provinsi dengan daerah lain maka sangat dibutuhkan infrastruktur TIK utama yang memudahkan akses teknologi informasi dan komunikasi yang dapat menjangkau seluruh wilayah di Papua.

Dan untuk mekanismenya sendiri kerjasama yang digunakan adalah mekanisme sewa layanan dimana BP3TI membiayai layanan transmisi, power dan tower pemerintah daerah meminjamkan lahan dan operator seluer menyediakan dan mengoprasikan perangkat BTS. (lam/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/11/27/pembangunan-bts-butuh-dukungan-pemkab/feed/ 0
DJM : Pembangunan Akses Jalan Patung Yesus Kristus Tetap Dilakukan https://www.papuatoday.com/2017/11/27/djm-pembangunan-akses-jalan-patung-yesus-kristus-tetap-dilakukan/ https://www.papuatoday.com/2017/11/27/djm-pembangunan-akses-jalan-patung-yesus-kristus-tetap-dilakukan/#respond Mon, 27 Nov 2017 13:42:02 +0000 https://www.papuatoday.com/?p=4065 JAYAPURA –  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya menegaskan, pembangunan akses jalan menuju lokasi pembangunan patung Yesus Kristus  di Gunung Swajah Kayu Batu Base G, Kota Jayapura tetap akan dilakukan tahun ini.

Untuk memulai pembangunan akses jalan tersebut, Djuli Mambaya mendesak Pokja Biro Pengadaan Barang dan Jasa untuk segera menyerahkan dokumen fisik hasil evaluasi tender proyek pembangunan akses jalan menuju lokasi patung Yesus.

“Pastinya jalan ini harus jalan entah nanti dikurangi dananya atau seperti apa,” terangnya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua tersebut menilai, tahun anggaran 2017 sudah mepet. Sehingga program pembangunan harus digenjot, walaupun nantinya hanya berapa meter yang dikerjakan.

“Waktu sudah mepet, harus tetap berjalan tahun ini, harus dimulai entah berapa meter. Walaupun kalau yang diusulkan itu kan hanya 800 meter,” terangnya.

Untuk itu dirinya kembali meminta Pokja agar segera mengembalikan dokumen,” jadi nilai tidak harus Rp14 miliar, mungkin hanya Rp 4 miliar saja. Biar nanti kita hitung rentang waktu yang sisa, yang penting harus dimulai tahun ini,” sambungnya.

Ia mengaku kecewa kepada Pokja yang telah dua kali menggagalkan proses lelang dalam proyek yang bernilai Rp14 Miliar ini.

“Saya merasa kecewa kepada Pokja karena menggagalkan dua kali proses tender, bahkan sampai hari ini dokumen hasil evaluasi dari pokja belum saya pegang.  Seharusnya kalau gagal mereka serahkan ke Dinas PU selaku pengguna anggaran, sehingga saya segera menetapkan siapa pemenang oleh Pokja,” akunya.

Menurut Djuli, akibat belum diserahkannya dokumen fisik hasil evaluasi, pihaknya hingga kini juga belum bisa memastikan siapa pemenang lelang. Padahal tim tekhnis (PPK dan juga Kabid) yang akan memeriksa semua dokumen hasil evaluasi yang masuk ikut tender proses lelang di pokja telah siap.

“Saya belum bisa menentukan siapa yang akan dimenangkan,” tukasnya. Meski demikian, Djuli optimistis pembangunannnya akan dimulai tahun ini walau sisa waktu tinggal satu bulan.

Sementara itu, Djuli juga menyampaikan bahwa pihaknya juga telah membuat dua buah patung miniatur yang ditampilkan saat pameran pekan pembangunan Papua beberapa waktu lalu. Patung ini katanya di buat oleh para seniman patung yang tergabung dalam perkumpulan Kartika Affandi Djogja.

“Patung miniatur setinggi tiga meter ini begitu viral dii pameran, banyak warga yang datang untuk mengabadikan patung tersebut lewat foto selfi terutama anak anak,” katanya lagi.

Hal sebagai pesan kepada masyarakat sekaligus untuk mengingatkan bahwa inilah rancangan patung Yesus yang akan dibuat.

“Tetapi kita belum desain yang tepat, ini hanya gambaran. Sengaja saya buat itu, supaya orientasi kita begini loh bentuk patungnya,” tambahnya. (ing/rm)

]]>
https://www.papuatoday.com/2017/11/27/djm-pembangunan-akses-jalan-patung-yesus-kristus-tetap-dilakukan/feed/ 0