JAYAPURA-Pengembangan sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) dipandang penting dalam membentuk pemimpin perubahan. Hal ini diungkapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP,M.H, melalui Staf Ahli Gubernur Papua, Simeon Itlay ketika menutup kegiatan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan III di lingkungan Pemprov Papua tahun 2017 di Aula BPSDM Provinsi Papua, Jumat (29/9).

“Implementasi dari kegiatan ini adalah membangun sikap perilaku integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kemampuan untuk menjunjung tinggi etika publik, taat pada nilai-nilai, norma, moralitas dan bertanggungjawab dalam memimpin unit instansinya,”terangnya.

Lanjut Itlay, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya internal dan eksternal organisasi dalam implementasi kegiatan unit instansinya.“Saya juga ingin menekankan bahwa pembelajaran melalui diklat seperti ini mempunyai urgensi strategis dalam misi pelayanan tugas pemerintahan, yang sekaligus juga membantu pengembangan karier saudara dimasa depan,”jelasnya.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia yang sangat dibutuhkan bagi pelaksanaan otonomi daerah dan sekaligus meningkatkan upaya pelayanan publik, seiring dengan perkembangan dinamika masyarakat.“Untuk mewujudkan hal ini jelas memerlukan dukungan sumber daya aparatur yang handal dan profesional dalam sistem pemerintahan dan pelayanan publik,”imbuh Itlay.

Ditambahkan, seorang aparatur negara harus dituntut pro aktif, gesit dan tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.”Hal yang saya sebutkan ini erat kaitannya dengan tuntutan masyarakat akan adanya pemerintahan yang baik,”pungkasnya.(ama/jg)

LEAVE A REPLY