JAYAPURA – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Edoardus Kaize secara blak-blakan mengungkapkan, hingga saat ini PDIP belum menentukan nama calon Gubernur yang akan diusung oleh partainya.

Pasalnya, hal ini juga masih menunggu keputusan dari DPP sehingga pihaknya tidak bisa menjanjikan kepada siapa dukungan itu yang akan diberikan, lantaran semua keputusan ada di DPP.

“Jadi kita juga tidak bisa menjanjikan apa-apa kepada semua kandidat yang mencalonkan diri atau mengajukan berkas-berkasnya ke DPP, karena DPP nanti yang menentukan siapa yang nanti dapat rekomendasi. Tapi, untuk saat ini belum ada nama calon yang diusung dari partai kami,” kata Edoardus Kaize.

Bahkan dengan tegas Edoardus Kaize menyatakan bahwa jika ada orang yang mau mengkalaim bahwa mereka telah mendapatkan suara maka itu dipersilahkan karena dirinya tidak bisa mengatakan apa apa. Itu semua kembali pada keputusan ada di DPP.

Yang jelas, lanjut Edo bahwa tanggal 4 Januari 2018 nanti, keputusan DPP itu keluar maka disitu akan diketahui arahnya dan siapa yang mendapat rekomendasi serta diusung oleh PDI Perjuangan pada Pilgub 2018 di Papua.

“Sebelum itu kita tidak bisa bilang apa-apa, karena keputusan tertinggi ada di DPP jadi tunggu saja 4 Januari 2018 siapa nama-nama yang bakal diususng oleh PDI Perjuangan, “ bebernya.

Ia menjelaskan bahwa, ada sekitar sembilan nama yang sudah diusulkan ke DPP dan empatnya adalah Calon Gubernur sementara yang limanya calon Wakil Gubernur.

“Itu yang mendaftar di PDI Perjuangan, jadi kita sudah ajukan ke DPP dan prosesnya sekarang ada di DPP. Nah jika nanti DPP keluarkan rekomendasi ke siapa, maka itu yang nanti kita usung pada Pilgub 2018 dari PDI Perjuangan. Jadi kita hari ini tidak ada dukungan untuk si A ataupun si B ,” jelasnya.

Mengenai kriteria khusus yang akan disusung dari PDI Perjuangan, Edo Kaize mengatakan bahwa kriteria itu pasti ada tetapi intinya saat rekomendasi keluar itu untuk menang, bukan rekomendais keluar untuk kalah.

“Itu kriteria yang paling penting kan seperti itu. Kalau kriteria kita utamakan tanpa melihat satu peluang kemenangan dari kandidat itu sendiri maka itu juga kan mubazir. Jadi jangan sampai dukungan kita jadi mubazir,” imbuhnya. (ara/rm)

LEAVE A REPLY