JAYAPURA (PT) – Sebanyak 10 anggota dan 1 Aparatur Sipil Negara (ASN) Polda Papua diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dalam sebuah acara yang dipimpin langsung Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Martuani Sormin di lapangan Mapolda Papua, Senin (17/12).

Ke 10 anggota Polkda Papua yang dipecat itu, antara lain Aipda M, Briptu DW, Briptu EU, Bripka BS, Brigpol Y, Brigpol RH, Brigpol ML, Bripda MYF, Brigpol ES dan Bripda KES. Sedangkan, seorang PNS Polda Papua yang dipecat berinisial PHS, lantaran diduga terlibat dalam kasus penggelapan.

Kapolda Martuani Sormin megaskan, bagi personel Polri yang telah membuat pelanggaran, Polda Papua mempunyai cara tersendiri untuk menangani permasalahan pelanggaran yang telah dilakukan personel.

“Cara yang dilakukan Polda Papua diharapkan mampu membuat efek jera bagi personil Polri yang telah melakukan pelanggaran, sehingga ke depannya personel tidak akan melakukan pelanggaran lagi,” tegas Kapolda Martuani Sormin.

Dikatakan, pelanggaran kode etik dan disiplin yang dilakukan oleh anggota Polri, tidak ada toleransi lagi, baik itu dilakukan bintara maupun perwira, karena di mata hukum semuanya sama.

Selain menindak tegas terhadap oknum anggotanya yang melakukan pelanggaran kode etik, Kapolda Martuani Sormin juga memberikan penghargaan bagi personel yang berprestasi.

“Polda Papua juga memberikan penghargaan bagi personel yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh, seperti kita ketahui dalam sejarah baru kali ini ada orang asing yang ditahan oleh Polda Papua dulu-dulu tidak ada,” katanya.

Selain itu, ada Polairud yang berhasil mengungkap narkoba di wilayah perairan, begitu juga Krimsus dan Tipikor juga mampu mengungkap dan menangkap pelaku korupsi.

Untuk itu, Kapolda Martuani Sormin ingin menanamkan rasa bangga kepada personel Polda Papua karena dengan rasa bangga personel akan bekerja secara maksimal.

“Saya ingin personel Samapta lebih meningkatkan kinerja dan berharap ke depan Samapta mampu menangkap para pelaku/kelompok curanmor/kejahatan. Jangan takut melakukan tindakan yang benar, selama tindakan itu bertujuan melindungi dan mengayomi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tandasnya.

Kapolda Martuani Sormin menambahkan, pada Desember 2018 ini banyak agenda Kamtibmas seperti Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, sehingga sangat menguras energi, sehingga ia berharap anggota dapat menjaga stamina dan fisik dengan banyak berolahraga.

“Desember akan dilaksanakan kegiatan Operasi Lilin dan saya harapkan anggota memberikan yang terbaik dalam kegiatan itu dan kepada anggota yang berprestasi nantinya akan diberikan reward berupa talent scouting. Jadi, bagi rekan-rekan agar bekerja dengan maksimal,” imbuhnya. (jul)

LEAVE A REPLY