JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi Papua meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar segera meninjau 12 sekolah yang tidak beroperasi lagi alias tutup.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda kepada mengatakan, adanya kabar tidak beroperasinya sekolah harus segera di tindak lanjuti Pemkab Jayawiya bersama Dinas Pendidikan setempat, dengan turun langsung ke lokasi sekolah guna mengecek permasalahan yang terjadi.

“Harus turun ke lokasi biar tahu apa permasalahannya. Mungkin saja itu sekolah-sekolah yang letaknya jauh dari kota. Tapi masalah ini, sepenuhnya jadi tanggung jawab kabupaten,” kata Elias Wonda di Jayapura, Kamis (18/1).

Yang jelas, tegas Elias Wonda, tidak beroperasinya 12 sekolah di Kabupaten Jayawijaya, Papua menjadi tanggung jawab penuh Dinas Pendidikan daerah setempat.

Menurutnya, berdasarkan informasi bahwa 12 sekolah yang tidak beroperasi lagi itu, rata-rata tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Saya belum dapat informasi resmi terkait ini, hanya karena ini tingkat SD, maka menjadi tanggung jawab dinas pendidikan setempat,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Jayawijaya, John Richard Banua mengatakan 12 sekolah di wilayahnya sudah tidak beroperasi lagi, bahkan itu sudah terjadi pada lima tahun terakhir.

“12 sekolah yang tidak aktif sama sekali itu tersebar di daerah pinggiran,” kata Bupati Jhon Banua.

Untuk itu, dirinya berencana akan mengundang Dinas Pendidikan setempat untuk mendengar langsung penjelasan masalah pendidikan yang dihadapi di Jayawijaya.

“Data sekolah ada, tapi saya belum menerima laporan lengkap dari Dinas Pendidikan terkait belasan sekolah yang tidak aktif ini,” imbuhnya. (ing/rm)

LEAVE A REPLY