JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dalam kurun waktu dua tahun, yakni tahun 2019 dan tahun 2020 menjadi tuan rumah penyelenggaraan lima multi event olahraga nasional.

Lima multi event itu, antara lain Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARPENAS), Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS), Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralympic Nasional (PEPARNAS).

Hal itu ungkapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH dalam pemaparannya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, TEA Hery Dosinaen, SIP, MKP, MSi disela-sela acara Diskusi Olahraga Menuju SPON XX dan Peparnas XVI 2020 Papua, di Ballroom Swiss-belhotel Papua, Jayapura, Senin (8/4).

Dijelaskan, lima multi even olahraga itu digelar dalam kurun waktu dua tahun yakni tahun 2019 menyelenggarakan POPNAS XV tanggal 10-18 Oktober 2019 dan PEPARPENAS IX tanggal 6-13 November 2019.

Sedangkan, tahun 2020 akan diawali dengan PORWANAS XIII pada bulan Mei 2020 kemudian PON XX tanggal 20 Oktober-2 November 2020 dan PEPARNAS XVI tanggal 18-28 November 2019.

“Lima mutli even olahraga akan di gelar di Papua yakni POPNAS dan PEPARPENAS tahun 2019 kemudian di tahun 2020 digelar PORWANAS, PON dan PEPARNAS. Lima multi even ini membutuhkkan perhatian serius dan kerjasama semua pihak,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk mensukseskan multi even tersebut maka Pemprov Papua telah mengalokasikan dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 untuk mensuport pembangunan dan rehab berbagai venue-venue Cabang Olahraga (Cabor).

“APBD 2019 Provinsi Papua, 90 persen kita alokasikan untuk mendukung pembangunan venue-venue pertandingan dan penyelenggaran multi even olarhaga dan PON di Papua yang akan digelar tahun 2020 nanti,” jelas Sekda.

Pada kesempatan itu, Sekda Hery Dosinaen menambahkan, pembangunan venue-venue PON tersebar di lima kluster penyelenggara PON XX yakni di Kluster Kabupaten dan Kota Jayapura dengan kabupaten peyangga Kabupaten Keerom, Kluste Biak Numfor dengan daerah penyangga Kabupaten Supiori dan Kabupaten Kepulauan Yapen, Kluster Mimika, Kluster Merauke dan Kluster Jayawijaya dengan daerah peyangga Kabupaten Tolikara.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Provinsi Papua, Drs. Daud Ngabalin, M.Si kepada pers mengatakan lima multi even yang digelar menjelang PON XX dan Peparnas XVI merupakan tes even atau uji coba kesiapan venue maupun perangkat pertandingan jelang penyelenggaraan PON dan Peparnas tahun 2020.

Tes iven tahun 2019 adalah POPNAS dan PEPARNAS dan tes iven terakhir adalah PORWANAS yang digelar tahun 2020.

“Lima multi even yang digelar di Papua ini, tiga multi even olahraga yakni POPNAS, PEPARPENAS DAN PORWANAS merupakan tes iven sebelum penyelenggaraan PON dan PEPARNAS,” ungkap Daud Ngabalin.

Menurutnya, tes iven tersebut menjadi tolak ukur dalam mempersiapkan venue maupun perangkat pertandingan dan pendukung seperti akomodasi, transportas dan Sumber Daya Manusia (SDM) jelang penyelenggaran PON dan Peparnas.

“Makanya seluruh perangkat di dalam PB PON termasuk rekan-rekan pers dilibatkan untuk mempersiapkan tiga multi even, POPNAS, PEPARPENAS DAN PORWANAS. Di sini kita mengukur sejauh mana kesiapan kita, supaya apabila ada kekurangan-kekuraga dapat segera diperbaiki dan dipenuhi,” imbuhnya. (ans/rm)

LEAVE A REPLY