JAYAPURA-Kepala Badan PPSDM Kesehatan, drg.Usman Sumantri, M.Sc membuka secara resmi kegiatan  pertemuan koordinasi Lintas Sektor  Percepatan Pembangunan Kesehatan di Provinsi Papua tahun 2017 di Hotel Horizon Jayapura, Kamis (26/10/2017).

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni, Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan (Puslat SDMK), dr. Achmad Soebagjo Tancarino, MARS, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giay, perwakilan Deputi I Bidang Koordinasi Politik dalam Negeri Kemenpolhukam.

Pertemuan ini untuk mengkoordinasikan dan mensinergikan pelaksanaan pembangunan kesehatan di Provinsi Papua sesuai dengan Visi Misi dan Nawacita Presiden RI yang telah dituangkan dalam rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019,”kata Sumantri.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan di Papua penting dan sangat dibutuhkan melalui Sumber Daya Manusia (SDM).  Namun menurut analisasi berbagai ahli bahwa masalah kesehatan tidak bisa diselesaikan orang kesehatan saja tapi bagaimana peran semua pihak terkait,  seperti pembangunan infrastruktur, perumahan dan masalah air.

“Kesehatan bisa kita selesaikan kalau  masalah akses sudah ada, baik itu masalah air yang masuk kepada masyarakat, pembangunan infrastruktur maupun perumahan. Ini seharusnya ada peran dari Kementrian PUPERA, dan pemerintah terkait,” katanya.

Kendati demikian, Usman berharap melalui pertemuan Koordinasi Lintas Sektor  Percepatan Pembangunan Kesehatan di Provinsi Papua tahun 2017 bisa mendapatkan hasil.“Saya harap semua  bidang bisa berperan. Kita harus identifikasi ‘apa berperan apa’ bagi masing-masing daerah,”katanya.

Usman mengemukakan,  pemerintah pusat mempunyai peran aktif untuk pembangunan kesehatan di tanah Papua. Namun apabila pemerintah tidak memperhatikan infrastruktur, maka pelayanan kesehatan tidak bisa dijalankan. “Jangan sampai mereka tidur dibawah pohon, karena sebagian di daerah lain tidak ada rumahnya.  Ini yang harus diutamakan oleh pemerintah,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg Aloysius Giyai mengatakan, pertemuan yang dilakukan BPSDM RI merupakan moment yang sangat tepat untuk menyatukan dan mensinergitas semua aspek.

Sebab menurutnya, kesehatan  sesungguh yang terlihat selama ibarat asap tanpa bara api. Seperti,  masalah air bersih, perumahan sehat,  maslaah Gizi. Jadi semuanya tidak semata-mata masalah kesehatan. “Ini semua lintas sektor kelembagaan,”katanya.

Untuk itu, dengan pertemuan ini bisa saling membagi tugas dan tanggungjawab untuk membangun Papua secara sungguh-sungguh. Tidak hanya dilakukan satu sektor, karena jangan sampai penanganan kesehatan tidak bisa dilakukan karena kurangnya infrastruktur lalu yang jadi sasaran permasalahan ada Dinas Kesehatan dan Tim Kesehatan di daerah.(ama/jg)

LEAVE A REPLY