JAYAPURA (PT) – Perekonomian Papua berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2017 mencapai Rp 191,62 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 148,82 triliun.

Dengan demikian pertumbuhan ekonomi Papua di tahun 2017 mencapai 4,64 persen, sedangkan PDRB per kapita pada triwulan empat tahun 2017 mencapai Rp.  15,67 juta.

Kepala Bidang Nerwills BPS Papua, Eko Mardiana dalam keterangan persnya mengatakan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha informasi dan komunikasi yang tumbuh 6,99 persen.

“Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit (PK-LNPRT)  yang melayani rumah tangga yang tumbuh sebesar 9,95 persen,” terang Eko.

Ia mengatakan, jika dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q), ekonomi Papua pada triwulan empat di tahun 2017, mengalami pertumbuhan yang tinggi yakni sebesar 9,12 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian yaitu sebesar 11,91 persen.

“Kalau dari sisi pengeluarannya,  komponen ekspor luar Negeri yang meningkat signifikan yaitu sebesar 123,34 persen,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, ekonomi Papua sampai dengan triwulan empat tahun 2017 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, tumbuh sebesar 4,78 persen.

Dimana dari sisi peoduksi, pertumbuhan ini didorong oleh semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha informasi dan komunikasi yang tumbuh 9,04 persen.  Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan didorong oleh komponen PK-LNPRT yang tumbuh 13,54 persen. (lam/rm)

LEAVE A REPLY