JAYAPURA – Ketua Komisi 1DPR Papua, Elvis Tabuni mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hanya diikuti satu calon saja. Dukungan tersebut, menyusul adanya pernyataan salah satu bakal calon Pilkada Gubernur, yang juga mengklaim telah mendapatkan partai pendukung untuk maju pada Pilgub Papua 2018 mendatang.

“Saya melihat media bahwa ada salah seorang bakal calon mengklaim 15 kursi perlemen untuk pilgub Papua. Menurutnya ia punya hak politik yang sama, tapi itu menurutnya,”ungkap Elvis kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (24/8/2017).

Ia mengatakan, jika menurut bakal calon tersebut semua anak Papua punya hak yang sama, maka itu benar sekali. Tapi, juga harus melihat sisi dampak dari pelaksanaan Pilkada sebagaimana yang sudah terjadi di beberapa daerah di Provinsi Papua.

“Bakal calon itu juga harus tahu itu, jika semua anak daerah muncul sebagai figur maka akan munculkan peristiwa-peristiwa konflik,”bebernya.

Kebanggaan dari pertarungan Pilkada beberapa Gubernur di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia, lanjut Elvis memang ada demokasi di dalamnya. Hanya saja, mereka itu belum melihat secara keseluruhan untuk Papua seperti apa. Di Papua khususnya daerah pedalaman dan pegunungan bahkan di pesisir pantai mereka belum melihat, bagaimana dampak yang terjadi, dan itu nyata, banyak korban akibat Pilkada.

Ia mencontohkan, Kota Jayapura karna hanya satu calon maka tidak ada konflik, sebaliknya di wilayah Pegunungan, seperti Yahukimo, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya, Tolikara atau Nduga, pelaksanaan Pilkada sudah banyak memakan korban harta dan nyawa.

“Untuk satu kabupaten saja kita sudah pusing, apalagi ini Pilkada Gubernur yang 29 Kabupaten? Jika setiap masyarakat klaim pendukungnya si A, masyarakat lain juga bilang pendukung B, wah pasti semua akan bermasalah, dan akan timbul korban lagi,”jelas Elvis

Oleh karena itu, Komisi 1, menilai adanya dukungan semua Parpol terhadap salah satu pasangan merupakan putusan yang sangat menilai positif.

”Kami apresiasi partai pendukung, karena mereka pertimbangkan kondisi keamanan,”imbuhnya.

Komisi 1 berharap, semua masyarkat di Papua dukung apa yang sudah didukung oleh partai. Jika memang cuma satu kandidat yang didukung, mari kita dukung.

“Masyarakat harus mengapresiasi karna dengan satu calon maka Pilkada akan aman,”tandasnya. (tis/rm)

LEAVE A REPLY