JAYAPURA-Nasib anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) jalur kursi pengangkatan alias 14 kursi Otsus hingga kini belum jelas. Pasalnya hingga pengujung tahun 2017, belum ada tanda-tanda pelantikan.

Hal ini sontak membuat Gubernur Papua,Lukas Enembe,S.IP.MH, untuk kesekian kalinya meminta kepada Ketua DPRP,Yunus Wonda untuk segera melantik anggota DPRP dari jalur adat ini.

“Tolong Ketua DPRP, untuk segera melantik anggota DPRP dari jalur adat ini, kenapa belum lantik-lantik, prosesnya kan tinggal pelantikan,”ungkapnya Lukas dengan nada bertanya di Kantor Gubernur Papua, Senin (16/10/2017).

Lukas menyebutkan belum dilantiknya anggota DPRP dari jalur adat, membuat proses tahapan yang seharusnya sudah terlewati, dalam hal ini pelantikan, belum terlaksana. Sehingga pihaknya meminta dengan tegas kepada DPRP untuk segera merealisasikan pelantikan anggota DPRP dari jalur adat tersebut.

“Sekarang kan tinggal dilantik, ini yang 14 kursi kita berjuang luar biasa sudah jadi, kenapa belum dilantik, ini yang menjadi pertanyaan,”sebutnya.

Dikatakan, tidak ada alasan untuk tidak melantik anggota DPRP dari jalur adat, karena amanat peraturan tentang 14 kursi dari jalur adat sudah jelas, bahwa harus ada pelantikan terhadap 14 kursi tersebut.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe juga meminta agar anggota MRP jilid III juga dilantik, mengingat keaslian calon gubernur dan wakil gubernur Papua ditentukan oleh MRP. “Kita minta agar anggota MRP terpilih segera dilantik, saat ini SK sudah ada di Jakarta,”ungkapnya.

Pelantikan angota MRP ini dinilai sangat penting, mengingat tahun depan akan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua. “Untuk menentukan keaslian pasangan calon gubernur, dimana bulan Februari sudah ada calon resmi. Dimana MRP sebagai lembaga kultur orang Papua yang menentukan pasangan yang asli atau tidak asli,” tandasnya.

Sebab kata Gubernur, jika anggota MRP ini tidak secepatnya dilantik tentu akan mengganggu proses Pilgub.(ama/jg)

LEAVE A REPLY