JAYAPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua berharap Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih intens melakukan sosialisasi go-publik kepada masyarakat dan perusahaan di Papua.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Kansiana Salle, SH pada workshop go-publik, Selasa (28/11/2017).

“Sehingga perusahaan lokal yang ada di Papua dapat berkembang lebih pesat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Pemprov Papua mengharapkan seluruh perusahaan lokal di Papua mulai berpikir ke arah go-publik. Go-publik sendiri artinya, sebuah perusahaan telah memutuskan menjual sahamnya kepada masyarakat umum serta siap untuk dinilai oleh secara terbuka.

“Apakah go-publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) atau lainnya, saya harap seluruh perusahaan di Papua mulai berpikir demikian. Karena dengan go-publik, perusahaan bisa memperbaiki citra dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan,” terang dia,

Dikatakannya, pasar modal Indonesia melalui BEI, telah bertumbuh menjadi salah satu lembaga yang memberikan manfaat bagi masyarakat investor di Indonesia. Dimana saat ini sudah ada 3.000 warga Papua yang telah menjadi investor di BEI.

“Tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat investor, pasar modal juga berfungsi sebagai sumber pendanaan bagi perusahaan berskala multinasional, nasional bahkan lokal. Dimana beberapa manfaat yang dapat diperoleh perusahaan diantaranya, mendapatkan sumber pendanaan tanpa batas serta meningkatkan citra perusahaan,” ucapnya.

Dilain pihak, dapat meningkatkan profesionalisme maupun loyalitas karyawan serta nilai perusahaan serta mampu mendapatkan mitra usaha strategis dan yang utama menciptakan kemandirian usaha.

“Sehingga berkaitan dengan hal itu, maka informasi mengenai tata cara menjadi perusahaan go-publik, perlu terus disosialisasikan khususnya bagi perusahaan yang ada di daerah,” kata Kansiana.

Ia menambahkan hal ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik bagi perusahaan lokal di Papua, untuk berkesempatan menjadi perusahaan yang berkembang melalui pendanaan dari pasar modal. (ing/rm)

LEAVE A REPLY