JAYAPURA (PT) – Tiada aral menghentikan upaya petinju Geisler Ap untuk mempersiapkan ring tinju guna menghadapi petinju asal Pakistan, Muhammad Bilal, di GOR Waringin, Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Papua, 20 Juli 2019.

Geisler bersama tim terus berjuang mencari dana untuk menggenapi biaya pertandingan yang telah ditetapkan oleh World Boxing Council (WBC) Asia, sebesar Rp 400 juta.

Setelah mendapatkan dukungan dari Kapolda Papua, Irjen Rodolf Alberth Rodja senilai Rp 100 juta, pekan lalu, Geisler kembali menerima dukungan senilai Rp 100 juta dari 23 Kapolres jajaran Polda Papua, Senin, (15/7).

Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto mewakili kapolres yang hadir saat menyatakan dukungan tersebut, mengharapkan petinju asal Papua ini dapat mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional.

Geisler diharapkan dapat meraih kemenangan, sekaligus mengukir sejarah baru seperti halnya Ellyas Pical, petinju asal Maluku yang mengukir prestasi tinju Indonesia di mata dunia pada era 80-an.

‘’Ini kehormatan bagi kami Kapolres se Papua untuk mendukung pak Geisler. Mudah-mudahan unsur pemerintah juga ikut menjadi promotor dan bisa meneruskan harapan Geisler. Ini momen emas Indonesia dan kita yakin Geisler Ap akan menjadi penerus the next Ellyas Pical di Indonesia,” ujar Kapolres Marlianto di Markas Polda Papua.

Di tempat yang sama, Geisler Ap merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Kapolda dan Polres jajarannya, begitu juga dengan beberapa kepala daerah.

Namun demikian, ia tetap berharap adanya bantuan dari berbagai pihak yang berjiwa philantropis demi menggenapi dana yang dibutuhkannya.

“Hari ini saya merasa bersukur, bangga dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh bapak-bapak Kapolres ini. Saat ini sudah ada beberapa pejabat yang sudah membantu seperti pak wali kota (Jayapura), pak bupati Jayapura dan bapak Kapolda Papua. Ada juga teman-teman lainnya sudah mendukung,” katanya.

Terkait persiapan fisiknya menghadapi Bilal, Geisler mengaku terganggu lantaran harus turun tangan mengupayakan biaya yang dibutuhkan demi terselenggaranya gelar tinju WBC Asia.

Ia pun yakin akan memenangkan gelar bergengsi tersebut, demi memperoleh tiket menuju gelar tinju WBA di Las Vegas, Amerika Serikat.

Geisler dan tim akan melunasi biaya admintrasi ke WBC sebesar Rp 400 juta, namun saat ini ia masih membutuhkan dana Rp 350 juta untuk pembiayaan pertandingan di GOR Waringin, Kota Jayapura, 20 Juli 2019.

Sebelumnya, petinju kelahiran Wamena ini telah meraih sabuk gelar kelas welter ringan 63,5 kg WBC Asia Silver Super Light Weight Championship di One Bell Pak, Jakarta, setelah menumbangkan petinju asal Thailand, Thoedsak Sinam di ronde kedua. Geisler sekaligus meraih gelar juara tinju Asia Pasific dalam laga itu. (mt/rm)

LEAVE A REPLY