JAYAPURA (PT) – Pameran fotografi dengan tajuk ‘Anak Harapan Kita’ akan dibuka di Gedung Dewan Kesenian Tanah Papua, yang beralamat di Jalan Irian, Kota Jayapura, Senin 22 Juli 2019.

 

Pameran dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2019 itu, digagas lima fotografer profesional asal Papua yakni, Ed Marthin, Dian Mustikawati, Jerry Rumarasen, Marzuki Jafar dan Sonny Wanda yang akan menampilkan 10 karya terbaiknya.

 

Mereka bekerja secara kolektif dan kolaborasi demi terwujudnya pameran foto.

 

Lewat pameran, masyarakat Papua diajak agar lebih memperhatikan keseimbangan hidup, mulai dari lingkungan, keluarga dan juga anak-anaknya.

 

Sonny Wanda sebagai fotografer yang dituakan dalam tim penyelenggara, mengatakan, pameran ini juga sebagai stimulan (dorongan, red) bagi para fotografer muda Papua untuk lebih semangat berkarya, terlebih membangun jejaring yang sehat antar sesama fotografer.

 

Dorongan ini diharapkan dapat membuahkan berbagai pameran foto dengan mengusung isu yang berbeda, hingga lahirnya katalog foto yang menjadi saksi sejarah fotografi di tanah Papua.

 

“Ini penting, sehingga pesan karya foto yang kita pamerkan tersampaikan kepada masyarakat. Memberikan edukasi bagi mereka akan pentingnya menjaga lingkungan dan anak. Kita tidak sekedar memotret, tetapi file foto yang kita miliki memberikan manfaat bagi keseimbangan hidup,” pesan Wanda saat ditemui Papuatoday.com disela mempersiapkan display fotonya, Minggu malam, (21/7).

 

Dian Mustikawati, satu-satunya fotografer perempuan di antara lima peserta pameran bercerita awal terlaksananya pameran ini.

 

“Persiapannya begitu singkat. Awalnya saya diajak sama senior (Sonny Wanda) hingga bertemu dengan rekan lainnya. Kita sepakat menyelenggarakan pameran dan saya fikir tema ini cukup mewakili keinginan bersama,” ujarnya ditempat yang sama.

 

Kepada para pegiat fotografi yang ada di Papua, khususnya Kota Jayapura dan sekitarnya, Dian berpesan untuk sama-sama menyatukan persepsi.

 

Sebab, dunia fotografi diharapkan dapat membangun tanah Papua serta masyarakatnya agar lebih baik.

 

Pantauan Papuatoday.com, Minggu malam, kelima fotografer itu, masih bekerja keras mendisplay puluhan foto.

 

Selain 10 objek foto yang ditampilkan pada ‘stand’ utama, masih ada sekitar 50 foto yang akan dipamerkan dengan konsep Essay Foto.

 

Dimana puluhan frame foto realis itu akan ditempel mengelilingi dinding indoor gedung Kesenian Tanah Papua.

 

“Para pengunjung akan menikmati foto dari mulai masuk hingga keluar ruangan. Mereka akan terbawa pada suasana awal sampai akhir display Essay Foto. Pengalaman itulah yang kami sajikan sebagai pesan untuk lebih mencintai lingkungan dan anak,” tambah Sonny Wanda diakhir penjelasannya.

 

Pameran akan dibuka pada pukul 18.00 WIT, Senin, 27 Juli 2019 dan berakhir pada Rabu 24 Juli 2019.

 

“Jangan lewatkan, sebab mini worksop dan diskusi seputar dunia fotografi pun telah dipersiapkan untuk menambah pengetahuan anda. Tidak dipungut biaya alias gratis,” imbuhnya. (mt/rm)

LEAVE A REPLY