JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi Papua secara resmi melaunching tanda tangan elektronik (TTE) pada aplikasi SIMDA Keuangan/FMIS dan e-Office di lingkungan pemerintah setempat, Selasa (12/7).

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua siap menjadi pemerintah daerah percontohan bagi setiap pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia dalam mengembangkan TTE menuju sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Dengan terbangunnya sistem pemerintahan berbasis elektronik diharapkan dapat berimplikasi pada pelayanan ke masyarakat yang lebih cepat, handal dan profesional sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ungkap Gubernur Enembe dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Papua, DR. Ridwan Rumasukun.

Gubernur menjelaskan, pengembangan TTE aplikasi SIMDA Keuangan dan e-Office ini sejalan dengan semangat menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah sebagaimana ketentuan Pasal 222 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua, Tri Wibowo Aji mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua merupakan pemerintah daerah pertama di Indonesia yang menerapkan TTE pada aplikasi keuangan tersebut.

“Semoga Pemprov Papua dapat menjadi bencmark untuk pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia dan diharapkan dengan launching TTE ini pengelola keuangan daerah di Provinsi Papua menjadi lebih efektif, efisien dan akuntabel,” ucapnya.

Tri Wibowo pun menyebutkan, dengan fitur TTE tersebut maka penandatanganan dokumen SP2D menjadi lebih mudah dan lebih akuntabel.

“Lebih mudah karena bendahara umum daerah dapat menandatangani SP2D dimanapun sehingga proses pencairan lebih lancar. Kemudian menjadi akuntabel sehingga masuk ke daftar penguji SP2D yang sudah menerapkan TTE,” pungkasnya. (nald)

LEAVE A REPLY