JAYAPURA (PT) – Sebuah momentum istimewa terjadi dalam perayaan HUT ASPEKSINDO ke-6, saat finalis Duta Maritim perwakilan Jayapura, Provinsi Papua, Nurushafa Assauqiyah, menghadiri acara yang mengagumkan tersebut.

Acara ini berlangsung di Gedung Nusantara V kompleks MPR/DPR/DPD, Jakarta Pusat dan dihadiri oleh berbagai tokoh pemerintahan tokoh-tokoh pemerintahan seperti Wakil Menteri Perdagangan Indonesia (Jerry Sambuaga), Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (Habib Luthfi), Kepala kelompok Staff Ahli Laksamana TNI (Arya Cakra), Ketua Dewan Pakar ASPEKSINDO (Prof. Rokhmin Dahuri), Bupati Wakatobi sekaligus Sekretaris Jenderal ASPEKSINDO, Kedutaan dan Wakil Kedutaan Luar Negri untuk Indonesia, serta Para jajaran pengurus ASPEKSINDO.

Bagi Nurushafa, mahasiswi kebanggaan dari Universitas Yapis Papua, hadir di tengah-tengah perayaan ini adalah suatu kehormatan yang tak terhingga.
Hal yang menakjubkan bagi seorang mahasiswi muda dengan semangat pengabdian terhadap aspek maritim, seperti Nurushafa, untuk diberi tempat di panggung yang begitu penting.

Acara ini diawali dengan laporan pertanggungjawaban panitia pelaksana, yang disampaikan dengan oleh Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, Andi Fajar Asti.

Ia menegaskan bahwa sudah sepantasnya kita mendukung tokoh-tokoh pejuang maritim yang peduli akan aspek maritim demi kejayaan maritim. Dengan kata-kata ini, Andi Fajar Asti menyoroti esensi peran Duta Maritim dalam mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga dan memanfaatkan kekayaan maritim dengan bijak.

Puncak acara adalah pidato dari berbagai tokoh ternama, termasuk Wakil Menteri Perdagangan Indonesia, Jerry Sambuaga, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, Habib Luthfi. Perayaan ini juga dihadiri oleh para kepala daerah dan instansi terkait kelautan dan perikanan di Indonesia.

Namun, bagi Nurushafa, momen yang paling memukau adalah peluang untuk berbicara dan berbagi pandangan dengan pemuda-pemuda hebat dari berbagai daerah. Dibalik semangat Nurushafa yang menginspirasi, juga dapat ditemukan implikasi yang lebih luas.

Keterlibatannya, meskipun tanpa latar belakang pendidikan yang beririsan langsung dengan kemaritiman, memberikan pandangan segar tentang potensi yang dimiliki oleh individu- individu dari berbagai latar belakang untuk memberikan sumbangsih yang berarti dalam menjaga dan memulihkan ekosistem laut. Ini juga menggambarkan betapa pentingnya inklusivitas dan partisipasi semua pihak dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Merupakan sebuah keistimewaan bagi saya untuk berperan sebagai bagian dari Delegasi Maritim Indonesia, di mana saya diberi kesempatan bertemu secara langsung dan mendengarkan orasi dari tokoh-tokoh kunci negara, serta berinteraksi dengan generasi muda yang penuh potensi, mewakili keberagaman wilayah mereka,” ujar Nurushafa dengan rendah hati.

Bagi Nurushafa, perwakilan dari tanah Papua, momen ini adalah peluang emas untuk mengenalkan kekayaan budaya dan alam kampung halamannya. “Kehadiran ini menjadi peluang emas untuk menghidupkan kembali citra kota kelahiran saya, Jayapura, Papua, di mata rekan- rekan dari berbagai daerah. Melalui indahnya pakaian adat Papua yang saya kenakan, saya berharap dapat menghubungkan ciri khas budaya kami dengan isu maritim yang menarik minat para pemuda. Langkah ini juga dapat dilihat sebagai awal dari perjalanan panjang dalam membuka pintu kemaritiman kepada rekan-rekan sejati di tanah Papua,” ucapnya dengan penuh rasa bangga.

Lebih jauh, Nurushafa menekankan bahwa pengalaman ini tidak hanya memberi wawasan baru padanya, tetapi juga memperkaya perspektifnya tentang pentingnya peran generasi muda dalam membangun kesadaran akan potensi kelautan dan perikanan.

“Pandangan saya terhadap acara ini menggambarkan sebuah momentum yang penuh kesan dan berlimpah pelajaran berharga yang mampu saya bawa pulang ke tanah kelahiran. Kehadiran saya pada perayaan ini menawarkan pengalaman yang kaya akan makna dan wawasan yang mampu diterapkan dalam konteks lokal, terutama mengingat potensi luar biasa yang dimiliki oleh Provinsi Papua dalam bidang maritim dan bahari. Dalam konteks yang lebih luas, peristiwa ini menegaskan pentingnya pertukaran pengetahuan lintas daerah untuk mewujudkan transformasi positif, serta mengajak untuk lebih mengapresiasi dan memanfaatkan kekayaan potensial di sektor kelautan yang menjadi kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan,” tutupnya melalui pesan singkat.

Dalam menghadiri perayaan HUT ASPEKSINDO ke-6 ini, Nurushafa menginspirasi semua orang untuk melihat pentingnya kesatuan visi dalam memajukan sektor maritim. Dengan tekad dan semangatnya yang besar, dia bukan hanya memberi suara bagi lingkungan, tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana seorang pemuda dengan semangat dan kegigihan dapat menciptakan perubahan yang berarti. (Dian)

Editor : Ronald

LEAVE A REPLY