Ditujukan Kepada Dinas PPA Kabupaten/Kota

JAYAPURA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia memberikan bantuan hibah sebanyak 10 unit mobil kepada 10 perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tingkat provinsi, kabupaten dan kota terpilih.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekda Papua, TEA. Hery Dosinaen, SIP, MKP kepada kabupaten/kota yang sudah ditunjuk. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Provonsi Papua, Senin (13/03).

Sekda Papua Hery Dosinaen, SIP, MKP mengatakan, bantuan 10 unit mobil yang diterima diberikan kepada Kabupaten Jayapura, Keerom, Jayawijaya, Merauke, Supiori, Puncak Jaya, Biak, Nabire dan Kota Jayapura.

Sekda mengungkapkan, kehadiran mobil bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja dinas terkait karena secara langsung akan lebih memperlancar dan memudahkan mobilitas dalam kegiatan advokasi dan penyuluhan kepada masyarakat.

Selain itu, Sekda juga menyerahkan bantuan berupa satu set computer kepada Forum Anak Provinsi Papua (FAP). Kemudian menyerahkan leptop, infocus dan printer kepada empat kampung, yakni kampung Kwadeware, Doyo Lama di Kabupaten Jayapura, Kampung Enggros dan Kampung Yoka Kota Jayapura.

“Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah dalam penanganan perlindungan perempuan dan anak di Papua,”ujar Sekda.

Terkait dengan penanganan kasus kekerasaan kepada perempuan dan anak di Papua, Sekda mengungkapkan, itu menjadi tugas dinas terkait di seluruh tingkatan baik itu provinsi maupun kabupaten/kota untuk segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Bahkan termasuk Komnas HAM dan elemen lainnya agar bagaimana penanganan perempuan dan anak di Papua ini dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan PPA Provinsi Papua, Anike Rawar mengatakan, bantuan berupa hibah 10 unit mobil ini tahun 2016 namun baru serahkan tahun ini.

Ia berahrap, bantuan kendaraan ini benar-benar digunakan untuk membantu dan memudahkan untuk menjangkau masyarakat. Dijelaskan Anike, berbagai fasilitas tersedia didalam mobil tersebut.

“Mobil ini dilengkapi dengan layar, laptop, infocus, sirene dan lainnya. Dengan mobil ini kita bisa lakukan sosialisasi diluar ruangan seperti lapangan ataupun tempat umum terbuka lainnya,”terangnya.

Bahkan, katanya, kabupaten/kota yang mendapatkan bantuan ini akan dilengkapi nomor telepon sehingga masyarkaat bisa menghubungi jika ada korban kekerasan yang harus segera ditangani.

“Mobil ini juga dapat berfungsi sebagai ambulance, sehingga kita bisa tangani langsung korban,”tandasnya. (lam/rm)

LEAVE A REPLY