JAYAPURA – Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah tersalurkan di Provinsi Papua senilai Rp 160 miliar lebih. Dari jumlah tersebut terbagi menurut skema sebesar Rp 95,68 miliar atau 59,7 persen berupa pembiayaan mikro dan Rp 64,66 miliar atau 40 persen berupa pembiayaan ritel.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Syarwan mengatakan, dari sektor ekonomi, penyaluran KUR 2017 di Provinsi Papua terbesar pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran yaitu senilai Rp 79,78 miliar.

Ia menjelaskan, sektor terbesar kedua yang telah tersalurkan KUR adalah sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan senilai Rp 33,48 miliar.

“Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan menempati ukuran terbesar ketiga penyaluran KUR yaitu sebesar Rp 14,12 miliar serta sektor Industri Pengolahan terbesar keempat penyaluran KUR yaitu sebesar Rp 13,89 miliar,”ujarnya.

Sedangkan berdasarkan wilayah penyaluran, KUR terbesar berada di Kota Jayapura yaitu sebesar Rp 38,94 miliar diikuti Kabupaten Nabire Rp 27,20 miliar, Keerom Rp 24,62 miliar, Merauke Rp 21,53 miliar dan Mimika Rp 14,85 miliar.

“Selain itu, masih ada Kabupaten Jayapura Rp 11,23 miliar, Biak Numfor terbesar yakni Boven Digoel Rp 1,86 miliar,”tandasnya. (lam/rm)

LEAVE A REPLY