JAYAPURA (PT) –┬áPara atlet Papua proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, menjalani tes fisik umum yang digelar KONI Papua bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih.

Tes fisik umum ini meliputi 10 aspek dan item yang akan berlangsung hingga Jumat (18/5/2018) mendatang.

Ketua Laboratorium FIK Uncen, Dr. Tri Setyo Guntoro, M.Kes yang ditemui wartawan, Selasa (15/5/2018) menjelaskan, tes fisik umum terhadap atlet-atlet persiapan PON diikuti 461 atlet dari 32 cabang olahraga.

“Tes fisik umum ini adalah lanjutan setelah para atlet menjalani tes kesehatan beberapa waktu lalu di klinik kesehatan Cito Argapura,” kata Tri Setyo Guntoro.

Dikatakan, setelah tes fisik umum akan dilanjutkan dengan tes mental atau psycho test dan tes parameter. Data fisik tes umum ini nanti dikembali kepada KONI untuk diserahkan kepada masing-masing pelatih tiap cabor.

“Semua pelatih maupun semua pelaku olahraga harus tahu hasil tes fisik umum ini seperti apa. Nanti setelah itu dilanjutkan tes parameter dari masing-masing pelatih, apa yang akan dites sesuai spesifikasi cabor bersangkutan untuk melihat kemampuan sesungguhnya dari tiap atlet,” bebernya.

Mengenai tes fisik umum ini, lanjutnya meliputi atlet diukur nadi awalnya, setelah itu masuk tes pengukuran antropometri meliputi tinggi badan, berat badan, lemak tubuh dan indeks massa tubuh (IMT).

Dilanjutkan kelentukan atau (flexibility) sit and reach. Kelincahan (agility) shuttle run (8X5 meter), kecepatan (speed) lari 30 meter, kekuatan (strenght) sit up (60 detik)-push up (60 detik)-back dynamometer-leg dynamometer-grip dynamometer, daya ledak (power) vertical jump atau tinggi raihan.

Keseimbangan (balance) static balance, reaksi (reaction) whole body reaction, kapasitas vital paru (spirometer) dan daya tahan (endurance) multi stage fitnes test meliputi tingkatan-balikan dan VO2 Max.

“Memang sepuluh komponen ini tidak semuanya dijalani tiap cabor, namun mutlak diikuti para atlet,” ujarnya.

Gunturo menambahkan bahwa pekan depan hasilnya sudah keluar dan Senin atau Selasa pekan depan sudah kami serahkan kepada KONI untu ditindaklanjuti.

“Data kan sudah ada tinggal actioan atau aksi selanjutnya seperti apa itu tergantung KONI,” tandasnya. (lam/dm)

LEAVE A REPLY