TOLIKARA (PT) – Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE, M.Si dan Wakil Bupati Tolikara, Dinus Wanimbo, SH, MH bersama Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Binsar Sianipar dan Dandim 1702/JWY, Letkol Inf. Lukas Sadipun serta Wakapolres Tolikaran Kompol Steyven Jonly Manopo, SIK melakukan kunjungan kerja ke wilayah Pembangunan II di Distrik Kanggime Tolikara, Sabtu (19/5/18).

Dalam kunjungan ke Distrik Kanggime, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan itu melakukan berbagai rangkaian kegiatan yaitu meresmikan lebih dari 9 unit hasil-hasil pembangunan yang dibangun Bupati Usman Wanimbo di daerah tersebut.

Sejumlah pembangunan yang diresmikan itu adalah pembangunan Lapangan Terbang (Lapter), pembangunan Gedung Serba Guna, pembangunan Tower Telkomsel, pembangunan rumah penginapan Bupati Tolikara, pembangunan pemagaran Kantor Distrik Kanggime, pembangunan Kantor Koramil Kanggime, pembangunan perumahan Misionaris, pembangunan Asrama Putra dan pembangunan Asrama Putri.

Usai peresmian kemudian dilanjutkan dengan mensosialisasikan visi misi dan program pembangunan lima tahun kepemimpinan Bupati Usman G. Wanimbo dan Wakil Bupati Dinus Wanimbo, periode tahun 2017-2022.

Selain itu, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan di daerah itu juga untuk menjaring aspirasi masyarakat di wilayah II yang dipusatkan di lapangan Distrik Kanggime.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati disana disambut baik ribuan masyarakat dari wilayah II yang telah memadati lapangan Distrik Kanggime.

“Kedatangan kami di wilayah II selain peresmian lebih dari 9 unit bangunan ini lebih penting adalah mensosialisasikan visi misi dan program pembangunan lima tahun 2017–2022 dalam kepemimpinan kami kedepan. Disamping itu menjaring aspirasi masyarakat langsung di lapangan,” kata Bupati Usman dalam sambutanya dihadapan ribuan masyarakat yang berada di lapangan Distrik Kanggime.

Oleh karena itu, Bupati Usman mengajak seluruh pimpinan OPD guna menampung aspirasi masyarakat itu sesuai dengan tugas pokok masing–masing OPD untuk dicatat dan tentu aspirasi yang di tampung itu menjadi acuan untuk di programkan tahun berikutnya.

“Sehingga semua program yang di buat benar–benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah,” pintanya.

Bupati Usman mengakui, sejak dirinya terpilih kembali oleh rakyat Tolikara untuk menjadi Bupati Tolikara pada periode kedua bersama Wakil Bupati Tolikara Dinus Wanimbo, pihaknya belum pernah datang ke wilayah pembangunan II itu.

“Tapi saat ini saya bersama Wakil Dinus Wanimbo didampingi Danrem 172/PWY dan Dandim Jayawijaya, Wakapolres Tolikara dan juga unsur pimpinan DPRD Tolikara, serta seluruh jajaran pemerintahan Tolikara datang ke wilayah ini untuk menyampaikan visi misi kami yang harus kami laksanakan dalam kepemimpinan kami selama 5 tahun 2017-2022 kedepan, ” ungkapnya.

Untuk itu, Bupati Usman berharap agar semua pembangunan yang jalankan oleh pihaknya berjalan dengan lancar dan sukses.

Namun,n kata Usman Wanimbo, ini perlu didukung penuh oleh seluruh masyarakat Tolikara.

“Karena itu kami rasa penting harus mensosialisasikan visi dan misi serta program yang didukung dengan sejumlah program unggulan lainnya.  Dimana visi kami adalah terwujudnya Tolikara yang maju, unggul dan mandiri. Dan misi kami ada lima yaitu pertama meningkatkan infrastruktur daerah, kedua mengembangkan kualitas sumberdaya manusia, ketiga meningkatkan kesehatan manusia, keempat mengembangkan perekonomian daerah dan kelima melestarikan lingkungan hidup daerah,” jelasnya.

Hanya saja, lanjut Bupati Usman, harus didukung dengan beberapa program yang diantaranya infrastruktur sosial, infrastruktur fisik, bidang aparatur dan kelembagaan pemerintahan daerah, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang olahraga, pemuda dan perempuan, bidang keagamaan, kebudayaan dan keamanan, bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, bidang industri dan perdagangan, bidang sumberdaya alam dan lingkungan hidup.

“Sementara program unggulan yakni pembangunan manusia unggulan, pembukaan isolasi daerah, pembangunan Tolikara terang. Pengembangan komoditas unggulan daerah dan pembangunan kawasan pemerintahan terpadu,” paparnya.

Bupati Usman mengungkapkan, guna menstabilkan harga barang supaya tidak melonjak naik, maka Pemerintah Kabupaten Tolikara berkewajiban untuk menstabilkan harga-harga barang di daerah.

Bahkan, saat ini Pemda Tolikara mensubsidi barang–barang kios dengan menjual barang harga murah. Melalui instansi teknis sudah mulai bergerak menjalankan program ini.

“Ada program pro rakyat serupa juga sedang dilakukan melalui instansi teknis yakni Dinas Energi UKM dan Koperasi, PTSP Tolikara yang memberikan modal usaha bagi UKM dan Koperasi di seluruh wilayah Tolikara, ” bebernya.

Untuk itu, kata Usman,  melalui usaha UKM dan Koperasi ini diharapkan perekonomian rakyat bertumbuh mencapai keluarga sejahtera. Karena itu, pemerintah Tolikara mendorong para pelaku usaha UKM dan Koperasi harus bangkit maju, mandiri mensejahterakan keluarga.

Pada kesempatan yang sama Bupati Tolikara Usman Wanimbo menyerahkan buku rekening bantuan dana-dana kampung seperti dana kampung APBN, Prospek dan bantuan dana lainnya yang sudah disalurkan melalui rekening kampung yang diproses melalui BPMK Sosial Tolikara untuk 541 kampung seluruh Tolikara secara simbolis diserahkan kepada 2 kepala kampung yakni Kepala Kampung Yogele Wenda dan Kepala Kampung Mili Gurik di Kanggime.

Selain itu, Bupati Tolikara Usman Wanimbo juga memberikan bantuan bahan bangunan non local seperti seng, tripleks, paku, kaca loper dan bahan bangunan lainnya kepada masyarakat kurang mampu di Kanggime.

“Ini juga akan dilakukan hal yang sama di daerah lain yang di Kabupaten Tolikara,” imbuhnya.

Untuk bidang Pertanian juga tidak luput dari perhatian Bupati Tolikara dalam memberikan bantuan usaha pertanian dan peternakan berupa uang pembinaan dan sejumlah sikop, bibit sayur dan kacang serta sejumlah bibit ternak hewan lainnya di Kanggime.

Sementara itu, Danrem 172/Praja Wira Yakthi, Kolonel Inf. Binsar Sianipar pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Bupati Tolikara Usman Wanimbo.

“Karena sepanjang perjalanan saya bersama Bupati dari Karubaga hingga tiba di Kanggime saya telah melihat banyak pembangunan yang telah dibagun oleh Bupati bersama Wakil Bupati. Saya juga menjumpai banyak rumah–rumah modern seperti rumah honai modern dan model rumah panjang biasa dan juga jalan antar distrik sudah tembus semua dan lainnya, ” kata Danrem dalam sambutannya.

“Saya suda bercerita dengan Bupati dalam perjalan kami bahwa beliau lahir besar dari keluarga yang sederhana, orang tuanya seorang penginjil dan beliau bersekolah dengan keterbatasannya hingga berjuang menggapai pendidikan tinggi,” sambung Danrem.

Menurut Danrem, Bupati Usman mempunyai komitmen yang luar biasa untuk membangun Tolikara dan beliau juga ingin Kabupaten Tolikara ini harus lebih maju.

“Saya melihat beliau juga salah satu pemimpin hebat di Papua karena memiliki program besar dimana beliau mendorong anak–anak sekolah di Tolikara untuk bersekolah di sejumlah sekolah unggulan di Indonesia bahkan di luar negeri,” tuturnya.

Selain itu, kata Danrem, Bupati Usman juga mempunyai program pemberian makanan bergizi kepada ibu menyusui dan ibu hamil dalam 100 hari pertama kehidupan.

“Beliau ini ingin mendorong munculnya generasi emas Tolikara dengan membangun sekolah unggulan berpola asrama. Ia juga memiliki berbagai program hebat,” ungkap Danrem Binsar Sianipar.

Namun, kata Danrem Binsar Sianipar, semua program hebat itu bisa sukses apabila didukung oleh seluruh lapisan masyarakat Tolikara mulai dari kepala suku, aparat desa, kepala distrik, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan seluruh elemen masyarakat

“Harus mendukung penuh program Bupati dan Wakil Bupati itu. Apabila kondisi ini tercipta dengan baik bukan tidak mungkin Kabupaten Tolikara ini akan mampu menjadi salah satu Kabupaten yang hebat di Papua,” tandas Danrem Binsar Sianipar.

Dalam kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan di Distrik Kanggime itu,  Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tolikara juga menggelar pasar murah dengan menjual ribuan Bama non lokal dengan harga lebih murah.

Miisalnya, minyak goreng Bimoli jeringen seharga RP 150,000, dijuar dengan harga murah Rp 70,000 dan beras satu sak 15 kilo seharga Rp 250,000; dijual dengan harga murah Rp 150,000.

Kemudian barang kios lain juga dijual dengan harga murah. Barang–barang kios itu dijual dengan menukar kupon murah yang dibagikan sebelumnya oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian kepada masyarakat yang kurang mampu atau berekonomi lemah.

Menurut Kepala Dinas Perdangangan dan Perindustrian Tolikara, Imelda Ayomi, SE mengatakan menjual barang murah ini sesuai dengan program Bupati Usman G. Wanimbo dan Wakil Bupati Dinus Wanimbo yang berkomitmen menstabilkan harga barang.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Tolikara berkewajiban untuk menstabilkan harga barang di seluruh Tolikara.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian sudah menstabilkan harga–harga barang di kios–kios dengan cara menjual barang murah bagi keluarga yang berekonomi lemah dengan dibagikan kupon.

“Kami menjual barang murah ini dengan subsidi pemerintah yang diperuntukan kepada keluarga berekonomi lemah. Dan penjualan barang murah ini dipusatkan di Distrik Karubaga, Distrik Kanggime dan Distrik Mamit/Kembu serta Distrik Bokondini. Dan kedepan program ini akan dikembangkan kesejumlah daerah lain di Tolikara. tentunya  disesuaikan dengan kemampuan atau ketersediaan dana,”  tutup Imelda Ayomi. (Diskomimfo Tolikara/dm)

LEAVE A REPLY