WAMENA (PT) – Aparat keamanan gabungan TNI – Polri, akhirnya berhasil menemukan 15 orang pekerja PT Istaka Karya yang dibantai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di perbukitan Puncak Kabo, Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Rabu (5/12).

Hanya saja, ke 15 jenazah korban pembantaian itu, tidak bisa langsung dievakuasi lantaran terhalang cuaca. Tetapi, sementara dikumpulkan di suatu tempat untuk memudahkan evakuasai nantinya.

“Tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 orang jenazah korban penembakan di Puncak Kabo, Distrik Yal, Nduga,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal dalam releasenya, Rabu (5/12) malam.

Kabid Humas AM Kamal mengakui jika jenasah yang ditemukan itu, kini telah dikumpulkan di suatu tempat, karena situasi tidak dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi dan para korban akan dievakuasi ke Wamena. Namun, jika cuaca tidak memungkinkan, maka para korban akan dievakuasi ke Timika pada Kamis (6/12) hari ini.

“Jadi, dalam kejadian itu, jumlah korban yang terkena luka tembak 19 orang, dimana 15 korban meninggal dunia dan 3 terkena luka tembak serta 1 orang selamat yang telah dievakuasi pada Selasa (4/12),” jelasnya.

Selain itu, pada pukul 16.08 WIT, telah tiba di Kenyam Kabupaten Nduga, Helicopter milik TNI AD untuk melakukan evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu (23) dan Irawan Maulana (22) karyawan Telkomsel.

“Helicopter tiba di Batalyon 756 Wimanesili sekitar pukul 18.06 WIT dan selanjutnya Bharatu Wahyu dibawa ke RSUD Wamena untuk diambil tindakan medis,” katanya.

Kabid Humas AM Kamal menerangkan Bharatu Wahyu mengalami luka tembak di bagian lengan kanan, bahu kiri dan leher akibat baku tembak dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mbua.

Tim Kedokteran Forensik FK Uncen dan tim Forensik Pusdokkes Polri akan ke Timika untuk melakukan indentifikasi para korban.

“Tim gabungan TNI Polri masih melakukan pencarian terhadap karyawan PT Istaka Karya lainnya, karena dari data yang didapatkan terdapat 24 orang karyawan yang melakukan pengerjaan jembatan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, 1 orang karyawan PT Istaka Jaya, Jhony Arung ditemukan dalam keadaan masih hidup, sudah dievakuasi dari Distrik Yal ke Distrik Mbua, Kabupaten Nduga. Rencananya pagi ini, tim evakuasi akan memberangkatkan ke Wamena.

”Korban secepatnya di evakuasi ke Jayawijaya, karena beberapa keluarga korban ada di Wamena, tapi bila kondisi tidak memungkinkan akan dievakuasi ke Timika,” jelas Kamal.

Kepada wartawan, Kabid Humas AM Kamal juga meluruskan informasi jumlah korban meninggal dunia, yakni 31 orang karyawan yang disebutkan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, jumlah korban itu merupakan informasi awal yang diterima pihaknya dari masyarakat sehingga langsung direspon pimpinan polisi maupun TNI.

”Jumlah 31 itu hanya bersifat informasi dan laporan masyarakat yang diterima,” ujarnya.

Ia juga mencatat, ada 25 orang karyawan PT Istaka Karya yang bekerja di kamp, Distrik Yal. Sedangkan, informasi yang mereka terima sejauh ini, 15 meninggal dunia dan 1 orang ditemukan selamat dan 2 orang masih dikabarkan hilang.

”Tinggal 2 orang yang masih dilakukan pencarian dan akan lakukan pencarian,” imbuhnya.(jul/mal/rm)

LEAVE A REPLY