JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi Papua menerjunkan sekitar 500 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengamankan jalannya pelaksanaan Pilpres dan Pileg di wilayah Kota Jayapura pada 17 April 2019.

Hal ini diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerwa, SH usai melakukan apel gelar pasukan Satpol PP Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Papua, Dok II, Kota Jayaapura, Selasa (16/4).

“Anggota Satpol PP yang kita turunkan ini akan memantau dan mengawasi pelaksanaan Pemilu pada setiap TPS di wilayah Kota Jayapura,” kata Doren.

Doren Wakerkwa yang juga merupakan Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Provinsi Papua, mengaku Satpol PP yang diterjunkan tersebut akan bekerjsama dengan TNI–Polri dalam melakukan pengawasan pelaksanaan Pilpres dan Pileg.

“Satpol PP yang kita turunkan sebagai tanda bahwa kita Pemerintah serius dalam menjaga pelaksanaan Pemilu serentak yang baru kali ini dilaksanakan,” terangnya.

Ia memastikan pelaksanaan pesta demikrasi ini akan berjalan lancar dan aman di Papua, namun demikian dirinta berharap calon legislative tetap menjaga dan bekerjsama agar tidak menimbulkan masalah.

“Untuk Pilpres seluruh rakyat tahu mereka akan memilih siapa, oleh sebab itu serahkan kepada rakyat Papua untuk menentukan pilihan mereka pada dua calon Presiden untuk membangun Papua di masa depan,” katanya lagi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada TNI-Polri yang selama ini telah membangun sinergi dalam melaksanakan Pemilu di Papua.

”Saya pikir di provinsi lain belum tetapi kami di Papua sudah membangun sinergi yang bagus dimana jajaran Forkompimda sudah kompak untuk mensukseskan Pemilu, Kabupaten/kota sudah bersatu mensukseskan Pemilu,” sambungnya.

Doren menilai kesadaran masyarakat Papua mensukseskan Pemilu sudah mencapai 98 persen dibanding provinsi lain contohnya Pilgub lalu berlancara aman dan lancar serta sukses.(ing/rm)

LEAVE A REPLY