JAYAPURA (PT) – Sebanyak 1.400 pemuda yang tergabung dalam Pemuda Anti Corona (PAC) perwakilan dari 25 kelurahan secara resmi dilepas Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM dilapangan Trisila Lantamal X Hamadi, Senin (31/8).

Pemerintah Provinsi Papua memilih pemuda menjadi tulang punggung dalam mengambil peran sebagai agen perubahan selama pandemic Covid-19 di Kota Jayapura.

“Kita ajak pemuda, karena anak-anak muda ini lebih agresif dan interkati sehingga  generasi muda ini menjadi agen perubaahn, tidak harus ketempat lain cukup di kelurahannya saja,” kata Wagub Klemen Tinal.

Menurut Klemen Tinal, PAC ini berasal dari Distrik Jayapura Utara, Ditsrik Jayapura Selatan dan Distrik Muaratami.

Dimana mereka merupakan perwakilan masing-masing RT berjumlah 100 orang.

“Harapan Papua hari ini digantung pada pemuda, karena pemuda idealis  sehingga dapat mengamankan rumah, pekarangan dan lingkungan masing-masing,” terangnya.

Jika setiap pemuda tersebut mampu mengamankan lingkungan dan keluarga, maka Papua akan keluar sebagai pemenang.

“Kami minta pemuda untuk bangkit dan bersama-sama kita selesaikan Covid-19. Kamu cukup di RT, Kelurahan dan tidak perlu ke tempat lain,” ujarnya.

Dikatakannya, Kota Jayapura mempunyai kasus positif yang masuk dalam zona merah.

Maka jika setiap pemuda mampu mengamankan lingkungannya, 25 kelurahan di Kota akan aman.

“Hari ini saya tantang pemuda dalam dua kali masa inkubasi kedepan, kalian buktikan dan bekerja keras tunjukkan jangan hanya satu kelurahan yang masuk zona hijua tetapi paling sedikit 10 masuk zona hijau,” katanya lagi.

Diharapkan 25 Kelurahan di Kota Jayapura mengalami perubahan yang signifikan, setidaknya dengan adanya PAC ini 10 kelurahan masuk zona hijau. (ing/rm)

LEAVE A REPLY