JAYAPURA – Kepala Dinas Sosial dan Masyarakat Terisolir Provinsi Papua, Ribka Haluk mengatakan, dalam tahun ini pihaknya bakal membangun sekitar 200 unit rumah yang dipusatkan di tiga kabupaten di Papua.

Pembanguan rumah tersebut, menurut Kadis Ribka bersumber dari dana ABPN yang akan dikelola bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua.

“Pembangunan 200 unit rumah ini tidak semua ditangani oleh kami tapi untuk pembangunan dananya yang bersumber dari APBD dikelola Dinas Pekerjaan Umum Papua,”terangnya saat ditemui Kantor Gubernur Papua, Jumat siang.

Dijelaskan, sejak tahun 2013, pihaknya telah membangun rumah sebanyak 870 unit yang tersebar di 29 kabupaten/kota di Papua.

Dan dalam tahun ini pihaknya kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengelola pembangunan 200 unit rumah tersebut.

“Pembangunan 200 unit rumah ini adalah program dari Kementerian Sosial yakni perumahan bagi komitas masyarakat terpencil,”paparnya.

Menyoal type rumah yang dibangun, Ribka menambahkan bahwa tentunya yang ideal dan pasti memberikan yang terbaik yakni type 45 plus. Type ini, lanjutnya terdiri dari serambi, ruang tamu, dua kamar tidur, dapur dan toilet di dalam rumah.

Sementara untuk pembangunannya, Ribka mengakui, sudah masuk dalam tahap proses lelang dan setelah ada pemenangnya akan segera dibangun.

“Syarat bagi masyarakat yang mendapat rumah permanen gratis dari Pemprov Papua ini adalah harus menyiapkan tanah, surat pelapasan tanah dan KTP. Ini persyaratannya,”ucapnya.

“Pembangunan rumah ini sebagai bagian tindaklanjut dari program Presiden Jokowi yakni Nawacita dan juga program yang telah dicanangkan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH yang menargetkan pembangunan rumah sebanyak 13 ribu unit sampai tahun 2018,”tandasnya. (lbm/rm)

LEAVE A REPLY