JAYAPURA – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Papua, Ir. Semuel Siriwa mengaku, Pemerintah Provinsi Papua telah membangun dua gudang penampungan beras di Merauke berkapasitas 7000 ton.

“Selama ini kita terkendala soal penyimpanan beras dari hasil produksi petani,”ungkapnya kepada wartawan di Jayapura, Kamis (16/3).

Menurut Siriwa, dengan adanya dua gudang ini yang mempunyai kapasitas 7000 ton ini maka tidak ada lagi hambatan dalam menampung hasil produksi dari petani.

Sebab selama ini salah satu kendala yang dimiliki Bulog dalam upaya penyerapan beras dari para petani di Merauke adalah karena keterbatasan daya tampung gudang.

“Kita berharap dengan adanya gudang yang memadai ini maka seluruh produksi petani bisa ditampung sebanyak-banyaknya,”terangnya.

Untuk pengoperasian gudang beras tersebut, lanjut Siriwa bahwa akan dipinjamkan kepada Bulog Divisi Regional Papua yang selama ini aktif membeli hasil produksi petani di Merauke.
“Bulog akan memanfaatkan gudang itu untuk menampung beras,”imbuhnya.

Dijelaskannya, gudang yang digunakan Bulog baik dalam menampung beras dari petani hanya berkapasitas 11.500 ton saja. Sehingga kalau gudangnya tersedia banyak maka seluruh produksi petani bisa ditampung sebanyak-banyaknya.

Disinggung mengenai pengembangan pencetakan sawah di Papua khusus pada sentra pengembangan padi, Siriwa mengaku, pihaknya bekerjasama dengan TNI.

“Kami melakukan dengan TNI dalam mencetak sawa seperti di Nabire, Jayapura, Keerom dan Mappi yang dikerjakan oleh Kodam,”jelasnya. (ing/rm)

LEAVE A REPLY