JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukpil) bakal melatih aparatur atau petugas guna melakukan pendataan Orang Asli Papua (OAP).

Pasalnya hingga kini Pemprov Papua maupun Pemerintah Kabupaten/Kota belum memiliki data riil tentang OAP.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinsosdukcapil Papua, Dr. Ribka Haluk ketika ditemui di Kantor Gubernur Papua, Senin (20/11/2017).

“Seiring dengan pelantikan anggota MRP untuk kali ke 3 ini maka kita sudah ada anggota MRP sebagai representasi dari Otsus dan ada alokasi dana Otsus, ada pembangunan, tetapi belum ada data orang asli Papua,”ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya mencoba untuk melakukan pendataan OAP, mengingat hingga kini belum ada data riil terkait OAP, padahal Pemprov Papua telah berkomitmen untuk mendata OAP dan kebijakan maupun regulasi sudah ada, tinggal bagaimana merealisasikan konsep tersebut.

“Selama ini kan kita tahu bahwa penduduk Papua kan 3-4 juta jiwa, tetapi ini penduduk secara umum, kita belum mengetahui jumlah penduduk asli Papua berapa banyak, oleh sebab itu penting bagi kami untuk melakukan pendataan,”katanya.

Menurutnya, pada Rapat Koordinasi Bupati/Wali Kota tahun 2018, diharapkan masing-masing kepala daerah bisa memaparkan sejauh mana daerahnya melakukan pendataan orang asli Papua.

“Untuk teknisnya, mulai Selasa (21/11) hingga Kamis (23/11), bakal melakukan pelatihan teknis kepada para kepala bidang teknis dan juga tenaga operator server, untuk dilatih untuk melakukan pendataan orang asli Papua,”imbuh Ribka.

Tak hanya itu, pihaknya juga bakal melakukan pendataan terhadap tingkat kelahiran maupun tingkat kematian.

”Kita juga akan mendata berapa banyak orang asli Papua yang lahir maupun yang meninggal, baik yang lahir lalu meninggal maupun yang meninggal saat dewasa, saya kita data soal ini penting,”tuturnya.

Dalam menyiapkan data orang asli Papua, ujar Ribka, pihaknya juga menggunakan server terbaru untuk pendataan OAP, sehingga data tersebut benar-benar valid.”Untuk server, ini server terbaru sehingga kita latih kepala bidang dan operatornya,”pungkasnya. (ama/rm)

LEAVE A REPLY