JAYAPURA (PT) – Sebanyak sepuluh orang anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang menyambangi Komisi I DPR Papua guna menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kasus pembakaran rumah pribadi Bupati Pegunungan Bintang, Constan Otemka beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, DPRD Pegubin menyampaikan bahwa masyarakat menginginkan daerah kembali aman dan stabil seperti sebelumnya.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar DPR Papua dapat memfasilitasi Bupati Otemka untuk kembali naik ke Pegunungan Bintang  agar dapat menjalankan roda pemerintahan.

Mendengar aspirasi tersebut, Ketua Komisi I DPR Papua, Ruben Magai, S.IP didampingi dua anggota yakni Laurenzus Kadepa dan Yohanis Nussi langsung menggelar pertemuan tertutup dengan beberapa anggota DPRD Pegunungan Bintang di ruang rapat Komisi I DPR Papua, Senin (7/5/2018).

Usai pertemuan, Ketua Komisi I, Ruben Magai mengatakan, pihaknya menerima aspirasi masyarakat Pegubin yang ingin kondisi daerahnya tetap stabil, dan bagaimana wilayah itu bisa aman setelah pembakaran rumah pribadi Bupati beberapa waktu lalu.

Bahkan menurut Ruben bahwa ada kelompok yang tidak bertanggungjawab yang ingin menguasai Pegubin.

Selain itu, juga ia manyayangkan karena sampai hari ini pihak keamanan belum mengetahui siapa pelakunya.

“Ada kelompok yang berupaya kuasai Pegubin. Tapi bagi saya kepolisian gagal tangani masalah di Pegubin karena hingga kini belum ada pelaku, akibatnya situasi tak kondusif,” terang Ruben Magai kepada wartawan usai pertemuan.

Untuk itu, pihaknya meminta Kapolda dan Pangdam memerintahkan bawahannya segera mengusut para pelaku pembakaran. Jika tidak sebaiknya Kapolres dan Dandim Pegubin dicopot.

“Karena pelaku kini merasa dilindungi. Aktor di balik aksi itu harus diungkap. Negara ini kan negara hukum. Saya pikir ini sesuatu yang tak masuk akal, keamanan seakan tak berfungsi di Pegubin. Tak ada sanksi kepada mereka yang melawan hukum,” beber Ruben.

Menurutnya, Bupati memang sudah harus kembali ke daerah melaksanakan tugasnya.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Pegubin, Denius Taplo mengatakan, pihaknya ingin pemerintahan dan situasi di wilayah itu berjalan baik menjelang pelaksanaan Pilgub.

“Sejak insiden pembakaran, pemerintahan memang  jalan tapi tidak normal karena ada yang berupaya menggangu. Jadi kami butuh dukugan DPR Papua dan Kapolda untuk melakukan pendekatan kepada berbagai pihak,” ungkap Taplo.

Sementara anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzus Kadepa mengatakan, tokoh politik di Pegubin harus dewasa dan jangan memprovokasi masyarakat karena kekecewaan kalah politik.

“Sebaiknya berpikir dewasa dukung pemerintahan yang ada. Kalau mau ambisi kekuasaan tunggu lima tahun. Siapa menang harus saling dukung,” imbuhnya. (ara/dm)

LEAVE A REPLY