JAYAPURA (PT) – Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi yang didampingi Ketua Bhayangkari daerah Papua Ny Risma Elizabeth, SH, MM mengunjungi korban, seorang guru yang mengajar di SD YPGRI 1 Mapenduma, Kabupaten Nduga yang menjadi korban kekerasan seksual oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di RS Bhayangkara Kotaraja, Selasa, (23/10).

Kapolda Papua sangat menyayangkan guru yang menjadi korban ini, apalagi masyarakat setempat di sana mengetahui bahwa yang bersangkutan sudah mengajar selama kurang lebih 8 tahun.

“Kami sangat sayangkan kejadian itu. Ini sangat biadab, KKSB melakukan hal yang luar batas manusia. Padahal anak-anak kita sekitar 100 murid sangat membutuhkan pengajaran ilmu pengetahuan, sementara guru mendapat perlakuan yang sangat keji dan terkutuk di luar batas manusia,” tandasnya.

Untuk itu, selaku Kapolda Papua Martuani Sormin menegaskan, jika pihaknya akan menindak tegas terhadap oknum pelaku KKSB yang berada di Mapenduma itu.

“Kami tidak mempunyai pos Polisi di sana, karena masyarakat melarang membuat pos di tempat mereka. Kami akan tindak tegas dan membuat pos di Mapenduma, tidak akan ada satu orangpun melarang pihak kepolisian selama masih di bawah naungan NKRI,” tegas Kapolda Papua.

Dalam kegiatan ini juga, Ny. Risma Elizabeth, SH, MM selaku Ketua Bhayangkari Daerah Papua memberikan bantuan kepada korban pelecehan seksual yang diterima langsung oleh keluarga korban di RS Bhayangkara Polda Papua. (jul/rm)

LEAVE A REPLY