JAYAPURA (PT) – Korem 172/PWY tengah menyiapkan bantuan personil dan alat transportasi untuk proses evakuasi ratusan pendulang emas yang kini dalam penanganan Polres Boven Digoel, di Tanah Merah.

Sebanyak 500 lebih pendulang itu tengah dalam proses evakuasi oleh tim gabungan Polres Boven Digoel dan Polda Papua.

Sebagian dari mereka merupakan warga Pegunungan Bintang yang masuk dalam wilayah Kolakops Korem 172/PWY.

“Laporan yang saya terima, sungai (lokasi) pendulangan itu berada di daerah perbatasan antara Yahukimo, Boven Digoel dan Pegunungan Bintang. Tetapi akses yang paling mudah dari lokasi tersebut adalah Boven Digoel sehingga mereka (para pendulang) lari ke sana,” kata Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/9).

Danrem mengakui jika pihaknya tengah berkoordinasi dengan Korem 174/ATW Merauke dan Kodim jajaran Korem 172/PWY yang ada di Yahukimo dan Jayawijaya guna membantu proses evakuasi puluhan pendulang yang merupakan warga Pegunungan Bintang.

“Ada sekitar 30 orang dari ratusan pendulang itu merupakan warga Pegunungan Bintang. Kita telah siapkan bantuan,” jelasnya.

Dikabarkan sebelumnya, ratusan pendulang tradisional itu mendapatkan serangan dari sekelompok orang tak dikenal di lokasi Mining 1, Distrik Seredaya, Kabupaten Yahukimo, pada Minggu (1/9) lalu.

Lokasi ini terletak di perbatasan Kabupaten Yahukimo, Asmat dan Boven Digoel.

Empat dari ratusan penambang itu dinyatakan tewas.

Jasadnya ditemukan dengan keadaan terbakar dan sebagian lagi telah menjadi abu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal menyebutkan, saat berada di Posko Kemanusiaan Tanah Merah, sebagian besar dari pendulang itu diserahkan ke keluarga atau paguyuban asalnya yang tinggal lama di Boven Digoel.

“378 pengungsi tengah diserahkan pada Kamis, 5 September 2019 lalu, sedangkan 115 pengungsi diserahkan pada Jumat, 6 September 2019,” terang Kamal lewat telepon selulernya, Selasa (10/9).

Kamal menambahkan, 62 orang pengungsi masih berada di Posko Kemanusian untuk pendataan lebih lanjut.

Selanjutnya, para penambang ini akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. (mt/rm)

LEAVE A REPLY