JAYAPURA (PT) – Persipura Tolikara harus puas berbagai angka dengan Bali United dengan skor 2-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/10).

Dengan hasil imbang ini, Persipura sebagai sang pemuncak klasemen harus berhati-hati, jika Arema bisa menenangkan laga melawan PSM Makasar, maka Persipura harus turun ke posisi kedua klasemen.

Persipura Tolikara kini menduduki posisi pertama dengan 16 poin dari tujuh laga, diikuti Arema FC di peringkat kedua dengan 15 poin.

Bali United menguntit di posisi ketiga dengan nilai delapan, sementara PSM berada di tempat keempat dengan poin tujuh.

Persebaya harus puas di dasar klasemen grup B dengan nol poin.

Bali United yang bertindak sebagai tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol Hamida Kurnia Dewi pada menit ke 26.

Namun Persipura berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 37, lewat gol Rulin Aspalek.

Skor 1-1, menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Bali United kembali mencoba tampil menekan.

Mereka kembali unggul pada menit ke 64, melalui gol Hamida.

Sayang, keunggulan itu gagal dipertahankan setelah Persipura Tolikara mampu mencetak gol lagi pada menit ke-89.

Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Persipura Tolikara, Samuel Braly Weya mengapresiasi permainan anak asuhannya.

Menurutnya, timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Bali United.

“Gol pertama sebenarnya bola sudah ditangkap oleh kiper tapi striker lawan ┬átabrak kiper hingga bola terlepas dan masuk,” ujarnya.

Samuel mengaku, timnya punya waktu jeda dua hari sebelum melawan PSM Makassar Jumat, (25/10).

“Saya akan evaluasi dan melakukan persiapan untuk pertandingan terakhir melawan PSM, kami akan berusaha untuk mendapatkan poin penuh di laga penutup seri kedua ini,” imbuhnya. (lam/sri)

LEAVE A REPLY