Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Papua, R. Ham Pagawak, SH, M.Si didampingi Wakil Ketua II DPD Partai Demokrat Papua, DR. Yunus Wonda, SH, MH saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Kamis (1/4)

JAYAPURA (PT) – Keputusan pemerintah pusat melalui Kementerian Hukum dan Ham yang menolak hasil KLB Partai Demokrat kubu Moeldoko di Deli Serdang, membuat seluruh kader partai berlambang bintang mercy ini mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kami melakukan doa syukur bersama atas keputusan pemerintah yang menolak hasil KLB kubu Moeldoko di Deli Serdang. Kami menyampaikan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena semua ini bisa terjadi atas pertolonganNya,” ungkap Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, R. Ham Pagawak, SH, M.Si kepada wartawan, Kamis (1/4) di Jayapura.

Dikatakan, dengan keputusan pemerintah yang menolak hasil KLB kubu Moeldoko maka ia memastikan Partai Demokrat Papua akan serius untuk mendukung AHY sebagai Ketua Umum dan serius bagaimana membesarkan Partai Demokrat dengan cara merangkul kader yang sempat membelot ikut KLB di Deli Serdang.

“Memang ada beberapa pengurus dan bukan pengurus yang sempat mengikuti KLB di Deli Serdang tetapi kami membuka diri untuk menerima mereka dan bersama-sama membesarkan Partai Demokrat di Papua,” ucap RHP sapaan akrabnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua II DPD Partai Demokrat Papua, DR. Yunus Wonda, SH, MH menambahkan, keputusan Menteri Hukum dan Ham menjadi suatu catatan bagi seluruh kader Partai Demokrat di Indonesia bahwa arah kiblat kita jelas kepada AHY sebagai Ketua Umum.

“Dari awal memang saya sudah melihat seluruh kader Partai Demokrat di Indonesia lebih khusus Papua sangat yakin kalau keputusan akan berpihak kepada kami karena legalitas jelas,” katanya.

Menurutnya, dinamika politik saat ini memang alangkah baiknya saat ini Partai Demokrat mendapat tantangan dari pada nantinya ketika pemilihan tahun 2024.

Diakuinya, dengan situasi ini membuat semakin matang kader-kader Partai Demokrat Indonesia lebih khusus Papua dan meningkatkan konsolidasi dalam menghadapi tantangan yang semakin berat. (rm)

LEAVE A REPLY