JAYAPURA (PT) – General Manager PT Pertamina MOR VIII Maluku dan Papua, Iin Febrian mengungkapkan, pihaknya masih intens melakukan koordinasi dan komunikasi dengan aparat keamanan terkait penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Nduga, Papua pasca terjadinya insiden penembakan puluhan pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi.

Menurut Iin, dalam menyalurkan BBM ke suatu daerah, pihaknya mengedepankan aspek keamanan.

“Jika keamanan sudah memungkinkan, kami menyuplai ke wilayah itu, tentu segera ditindaklanjuti. Di Nduga ada satu titik BBM di sana yakni di Keenyam,“ kata Iin.

Senada dengan Iin, Manager Fuel Marketing PT Pertamina MOR VIII, Fanda Chrsimanto menambahkan, pihaknya mengikuti dinamika yang berkembang di lapangan.

Saat ini, kata Fanda, pihaknya terus memonitor kondisi stok termasuk rencana suplai berikutnya ke Kabupaten Nduga tersebut. (ria/rm)

LEAVE A REPLY