JAYAPURA (PT) – Legenda Persipura yang sekian lama menjadi Asisten Pelatih Persipura, Mettu Dwaramuri terpaksa harus lengser dari posisinya sebagai Asisten Pelatih Persipura Jayapura lantaran terkendala masalah lisensi kepelatihan.

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, Mettu terbentur regulasi PT. Liga Indonesia Baru yang mewajibkan klub-klub Liga 1 mempekerjakan seorang asisten pelatih dengan syarat minimal mengantungi lisensi B AFC.

“Untuk posisi asisten pelatih akan kita berikan kepada Tony Ho. Pak Mettu Duaramurry tetap masuk dalam tim Persipura,” terang Tomi Mano.

Selain jajaran pelatih, Persipura juga harus mencari dokter tim, dimana regulasi PT Liga Indonesia Baru mengharuskan dokter juga harus mengantungi lisensi AFC.

Untuk pelatih kipper, Alan Haviluddin, musim ini juga tidak menggunakan pelatih fisik, Piter Butler akan menangani langsung.

Sementara untuk posisi masseur/tukang pijat juga mengalami pergantian. Dimana, Persipura punya masseur baru yakni Yulianto.

“Semua kita ganti karena regulasi PT Liga Indonesia Baru,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Tomi mano mengaku, sejak lama manajemen sudah mendorong Mettu Dwaramuri untuk pergi kursus kepelatihan sehingga bisa mengantongi lisensi AFC.

“Kita sudah dorong sejak lama, kembali ke orangnya, saya minta masyarakat bisa pamahami hal ini, Mettu masih tetap berada dalam tim Persipura,” imbuhnya. (lam/rm)

LEAVE A REPLY