WAMENA (PT) – Kampanye akbar pasangan nomor urut 1 Lukas Enembe dan Klemen Tinal (LUKMEN) yang dipusatkan Lapangan Sinapuk, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (23/6/2018) berjalan aman dan tertib.

Kampanye terakhir LUKMEN ini dihadiri puluhan ribu massa pendukung dari seluruh kabupaten yang ada di Pegunungan Tengah Papua yakni Kabupaten Jayawijaya selaku tuan rumah kemudian Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo, Mamberamo Tengah, Nduga, Yahukimo, Puncak Jaya.

Kampanye akbar LUKMEN yang sebelumnya dikhawatirkan menganggu aktivitas lalulintas penerbangan di Bandara Wamena maupun dikhawatirkan terjadi konflik namun ternyata tidak terjadi masalah yang berarti.

Bahkan dari pagi hingga puncak acara, semua berlangsung dengan aman dan tertib. Kemudian aktifitas masyarakatpun berjalan seperti biasanya.

Sementara Calon Gubernur Papua nomor urut satu, Lukas Enembe dalam orasinya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Papua baik di pegunungan, pesisir, lembah dan pulau-pulau yang telah mempercayakan dirinya dan Klemen Tinal memimpin Papua.

“Kami sudah laksanakan tugas dengan baik atas dukungan dan doa dari semua masyarakat. Mereka berdoa sehingga kami telah memimpin selama 5 tahun yang lalu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Enembe meminta restu kepada semua masyarakat Papua, khususnya di wilayah Pegunungan Tengah Papua untuk kembali mempercayakan keduanya melanjutkan pembangunan dan membawa masyarakat menuju kemandirian.

“Doakan saya dan Klemen Tinal selesaikan periode kedua, lima tahun kedepan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat pada tanggal 27 Juni 2018 pada saat pencoblosoan nanti, semua masyarakat Papua memilih LUKMEN.

Sebab, menurutnya perjuangan untuk mengangkat harkat dan martabat orang Papua masih panjang.

“Perjuangan masih panjang, berbagai kebijakan akan kita buat. Ingat LUKMEN membela kepentingan rakyat Papua,” tegasnya.

Lukas Enembe juga menceritakan pengalamannya sekitar tahun 1979, dimana saat turun gunung, mereka masih takut namun hari ini, LUKMEN membuktikan bahwa semua masyarakat yang menghuni bumi Papua memiliki kedudukan yang sama.

“Hari ini LUKMEN telah buat semua memiliki derajat yang sama. Seluruh air mata dan tangisan sudah kita tiadakan. Kami ini pemilik negeri ini, jadi semua orang Pegunungan Tengah pilih LUKMEN,” koarnya.

Dia akhir orasinya, Lukas Enembe juga mengimbau kepada semua pihak agar menjaga kamtibmas dengan baik jelang maupun puncak pelaksanaan pencoblosan pada 27 Juni mendatang.

“Jangan ada kekacauan dalam pilkada kita, tidak boleh ada keributan, sebab hanya karena Pilkada orang Papua meninggal. Itu tidak boleh terjadi. Semua datang dengan damai di TPS, memilih LUKMEN pada tanggal 27 itu,” ajaknya.

Menurutnya, masyarakat di Pegunungan Tengah Papua sepakat Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dilaksanakan dengan damai.

“Jadi bila rakyat sudah kasih akui saja, tidak boleh ada korban, semua harus damai,” pungkasnya.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Papua nomor urut satu, Klemen Tinal menuturkan, semua orang gunung harus menghaturkan terimakasih kepada Tuhan Yesus saat ini, karena setelah 60 tahun, lima tahun lalu Tuhan percayakan anak Koteka jadi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Fotonya Lukas Enembe dan saya, tapi yang jadi Gubernur adalah semua masyarakat Papua. Kami hanya lambang bahwa kalian ada disana. Itu yang Tuhan mau, karena kita gunung adalah biji mata Allah,” ujarnya disertai teriakan amin dari semua massa yang hadir.

“Jika semua masyarakat bilang amin, maka tanggal 27 Juni 2018 semua datang tusuk nomor satu,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses wilayah Lapago, Befa Yigibalom menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat pendukung dari Yahukimo, Yalimo, Pegunungan Bintang, Mamberamo Tengah, Tolikara, Lanny Jaya yang telah hadir pada kampanye tersebut.

“Kita berkomitmen untuk Papua yang kedepan kita pastikan pada tanggal 27 Juni 2018 terutama wilayah Lapago mulai dari Pegubin hingga Puncak Papua 100 persen untuk Lukmen,” tegasnya.

Dia juga kembali mengingatkan kepada semua pihak agar menjaga kedamaian agar Pilkada ini berjalan dengan baik dan aman.

“Jaga kedamaian. Kita ini keluarga, tidak boleh baku musuh, dan jangan ada konflik. Ingat kita ini keluarga, jangan lagi membodohi masyarakat, hari ini rakyat kita sudah pintar,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan, lembah Balim kedepan lebih baik lagi, sehingga menjadi barometer pembangunan di Pegunungan Tengah Papua.

“Bupati Jayawijaya kedepan akan membuat lembah lebih baik. Kedepan Jayawijaya harus pakai putra asli Jayawijaya untuk bangun daerah ini. Kita tidak mungkin ke Aceh jadi pejabat di sana, maka orang Jayawijaya harus bangun di tanah leluruhnya sendirinya,” pungkasnya.

Dalam kampanye akbar itu, hadir beberapa pejabat Bupati di Pegunungan Tengah Papua yang adalah kader-kader partai pengusung Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut satu, Lukas Enembe dan Klemen Tinal. Pada acara itu, diakhir dengan makan bersama. (mal/dm)

LEAVE A REPLY