JAYAPURA (PT) – Terkait bahan bakar minyak (BBM) di tangki induk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Timika kehabisan stok sehingga sempat terjadi pemadaman listrik baru-baru ini, Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Eko Kristiawan menjelaskan, pihaknya sedang melakukan penanganan mengatasi masalah itu.

Bahkan, ia berharap ketika air laut pasang, kapal tanker bisa dilakukan pembongkaran BBM.

“Mudah-mudahan begitu air laut pasang, sudah bisa bongkar muatan kapal SPOB Kaisar yang membawa BBM Pertamina yang sekarang posisinya sudah di Timika,“ ujar Eko, Rabu (28/11).

Eko mengatakan, kapal pengangkut BBM Pertamina belum dapat melakukan bongkar muatan, lantaran masih kendalanya sama seperti kapal pengangkut BBM Pertamina MT Kahayan yang kandas beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, manajemen PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Timika telah menyurati manajemen PT Pertamina terkait stok BBM jenis solar telah habis di tangki induk PLTD Timika.

Dalam suratnya tertanggal 27 November 2018 tertulis manajemen PT PLN UP3 Timika meminta kepada pihak Pertamina untuk memprioritaskan pengiriman BBM ke PLN UP3 Timika.

Manager PT PLN UP3 Timika, Simon Kareth mengatakan, jika tidak ada BBM ke tangki induk PLTD Timika, pihaknya memastikan wilayah Timika gelap gulita, lantaran pembangkit tersebut berhenti beroperasi secara total. (ria/rm)

LEAVE A REPLY